BIONS 297: Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Selama Bulan Ramadhan

  • Share
BIONS Seri 297

RBN || Jakarta

Selama bulan Ramadhan, menjaga kesehatan gigi dan mulut menjadi sangat penting, terutama karena perubahan pola makan dan berkurangnya produksi air liur yang bisa memengaruhi kebersihan rongga mulut.

Dalam tayangan Bincang Online Inspiratif (BIONS) Seri 297, Sabtu (7/3/2026), menghadirkan Direktur Utama RSIGM YW-UMI Makassar, drg. Nur Fadhilah Arifin, MARS., menjelaskan bahwa berkurangnya air liur selama berpuasa membuat mulut terasa lebih kering dan rongga mulut menjadi lebih asam. Hal ini bisa menyebabkan bakteri berkembang, yang pada gilirannya meningkatkan risiko bau mulut dan gangguan kesehatan gigi lainnya.

“Selama Ramadhan, pola makan yang berubah, seperti berbuka dengan makanan manis dan lengket, memudahkan plak bakteri lengket di mulut. Kondisi rongga mulut yang asam ditambah dengan pola konsumsi makanan yang berubah dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan mulut,” ujar drg. Fadhilah.

Untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, drg. Fadhilah menyarankan untuk menyikat gigi minimal dua kali sehari. Di luar bulan puasa, disarankan sikat gigi setelah sarapan dan sebelum tidur, sementara selama Ramadhan, sikat gigi setelah sahur dan sebelum tidur. Tak hanya gigi, kebersihan lidah juga penting karena bakteri dapat menumpuk di sana. Pembersihan dapat dilakukan dengan dental floss, benang gigi, atau sikat gigi interdental.

“Sebelum berangkat tarawih, sikat gigi agar mulut terasa lebih nyaman,” tambahnya.

Menjaga kesehatan gigi dan mulut secara konsisten memberikan banyak manfaat, di antaranya gigi yang tampak lebih bersih, meningkatkan rasa percaya diri, serta membuat ibadah selama Ramadhan lebih khusyuk karena tidak ada gangguan sakit gigi. Selain itu, merawat gigi dengan baik juga dapat mengurangi biaya perawatan gigi yang lebih besar di kemudian hari.

Selama Ramadhan, sebaiknya mengonsumsi makanan manis secara secukupnya dan menghindari makanan dengan aroma kuat seperti bawang, durian, pete, dan jengkol. Drg. Fadhilah menyarankan untuk lebih banyak mengonsumsi makanan berserat, seperti sayuran dan buah-buahan yang mengandung banyak air untuk merangsang produksi air liur. Makanan yang kaya protein dan kalsium, seperti susu, yogurt, dan kacang-kacangan, juga sangat baik untuk kesehatan gigi dan mulut.

Salah satu tantangan terbesar dalam merawat kesehatan gigi dan mulut adalah kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya perawatan ini. Di bulan Ramadhan, banyak orang yang lebih fokus pada ibadah dan seringkali melupakan perawatan gigi dan mulut.

“Kesadaran masyarakat masih kurang, dan di bulan Ramadhan, fokus beribadah sering membuat orang lupa merawat gigi dan mulut,” jelas drg. Fadhilah.

Dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut secara konsisten selama Ramadhan, kita dapat menjalani ibadah dengan nyaman dan terhindar dari masalah gigi yang bisa mengganggu kesehatan.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *