Deschamps Ungkap Penyebab Perancis Tersingkir usai Kalah 0-2 dari Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

  • Share
Pelatih Timnas Perancis, Didier Deschamps. (Foto: Kompas.com)

RBN || Arlington

Pelatih Timnas Perancis, Didier Deschamps, mengakui timnya kalah kualitas dari Spanyol setelah tumbang 0-2 pada laga semifinal Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Arlington, Texas, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB.

Kekalahan tersebut membuat Les Bleus gagal mewujudkan ambisi tampil di final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Sementara itu, Spanyol memastikan tiket ke partai puncak dan akan menghadapi pemenang laga Inggris kontra Argentina.

Deschamps menjelaskan, penyebab kekalahan timnya adalah rendahnya kualitas teknis, kurangnya energi, serta ketidakmampuan para pemain menghadapi tekanan tinggi yang diterapkan Spanyol sepanjang pertandingan.

“Para pemain sangat kecewa, tetapi kami harus tetap berpikir jernih. Secara teknis, kami memang berada di bawah mereka. Itu adalah tanggung jawab kami,” ujar Deschamps.

Menurutnya, Spanyol tampil lebih efektif dalam memutus alur serangan Perancis melalui pembacaan umpan dan intersepsi yang baik. Akibatnya, lini depan Les Bleus yang selama turnamen tampil tajam tidak mampu berkembang dan hanya menghasilkan dua tembakan tepat sasaran.

Spanyol membuka keunggulan pada menit ke-22 melalui eksekusi penalti Mikel Oyarzabal setelah Lamine Yamal dilanggar Lucas Digne di kotak terlarang. Keunggulan kemudian digandakan Pedro Porro pada menit ke-58 melalui kerja sama satu-dua dengan Dani Olmo sebelum melepaskan tembakan yang gagal dihentikan kiper Mike Maignan.

Deschamps menilai Spanyol pantas meraih kemenangan karena mampu menjalankan strategi dengan lebih baik dan mendominasi jalannya pertandingan melalui penguasaan bola serta tekanan tinggi yang membuat Perancis kesulitan mengembangkan permainan.

Dengan hasil tersebut, Perancis harus puas melanjutkan perjuangan di laga perebutan tempat ketiga, sedangkan Spanyol melaju ke final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjuarai turnamen pada 2010.

Sumber: Kompas.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *