RBN || Musi Rawas Utara
Kecelakaan maut melibatkan dua dump truck pengangkut batu bara milik PT MJR terjadi di Jalan Hauling Batu Bara Kilometer 110, Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (15/7/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang sopir bernama Dodi Saputra (24) meninggal dunia setelah terjepit di dalam kabin truk yang ringsek akibat benturan.
Kapolsek Rawas Ilir, Iptu Andri Firmansyah, menjelaskan kecelakaan bermula saat dua dump truck bermuatan batu bara melaju beriringan dari arah Desa Ketapat Bening menuju Macang Sakti.
“Setibanya di kilometer 110, kondisi jalan yang dipenuhi debu tebal menyebabkan jarak pandang pengemudi sangat terbatas. Diduga karena tidak dapat melihat kendaraan di depannya dengan jelas, dump truck yang dikemudikan Dodi Saputra menabrak bagian belakang dump truck yang dikemudikan Miltan,” kata Andri.
Akibat benturan yang cukup keras, bagian depan dump truck yang dikemudikan Dodi mengalami kerusakan parah. Kabin kendaraan ringsek hingga membuat korban terjepit dan tidak dapat menyelamatkan diri. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Mendapatkan laporan kecelakaan, petugas kepolisian segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat, serta mengevakuasi korban dari dalam kabin truk.
Jenazah Dodi Saputra kemudian dibawa ke Rumah Sakit Rupit untuk penanganan lebih lanjut.
Iptu Andri mengungkapkan, kondisi jalan hauling yang dipenuhi debu tebal menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai para pengemudi karena dapat mengurangi jarak pandang secara signifikan, terutama bagi kendaraan yang melaju secara beriringan.
“Kami juga mengimbau seluruh pengemudi kendaraan angkutan agar lebih berhati-hati, terutama saat melintas di Jalan Hauling dengan kondisi jarak pandang terbatas akibat debu,” ujar Andri Firmansyah.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengemudi kendaraan angkutan, khususnya yang melintas di jalur hauling batu bara, untuk menjaga jarak aman dan menyesuaikan kecepatan kendaraan dengan kondisi di lapangan guna menghindari kecelakaan serupa.
Sumber: Berita Satu











