RBN || Jakarta
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah wilayah di Kalimantan pada Jumat (10/7/2026). Sedikitnya puluhan hektare lahan terbakar di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, sementara seorang warga dilaporkan pingsan akibat menghirup asap kebakaran.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan salah satu lokasi terdampak berada di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Di wilayah tersebut, total 11,5 hektare lahan terbakar.
“Kota Banjarbaru juga tak luput dari amukan si jago merah, lahan seluas 11,5 hektare terbakar pada Jumat (10/7), dengan rincian; 5,5 hektare di Kelurahan Cempaka, 3 hektare di Kelurahan Guntung Manggis dan 3 hektare di Kecamatan Landasan Ulin Selatan,” kata Abdul Muhari, Minggu (12/7/2026).
Menurut Abdul, tim gabungan berhasil mengendalikan dan memadamkan kebakaran di Banjarbaru pada Sabtu (11/7/2026).
Selain di Kalimantan Selatan, kebakaran juga terjadi di Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Luas lahan yang terbakar di wilayah tersebut diperkirakan mencapai sekitar 60 hektare.
“Sedikitnya 60 hektare lahan terbakar di Kabupaten Kutai Barat pada Jumat (10/7), tepatnya di Kampung Dingin Kecamatan Lawa dan Kampung Emas Kecamatan Empas,” sambungnya.
BNPB menyebut kebakaran tidak hanya merusak lahan, tetapi juga memicu kepulan asap yang mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi. Bahkan, seorang warga harus dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah pingsan akibat terlalu banyak menghirup asap.
“Akibat kebakaran ini, BPBD Kabupaten Kutai dan aparat terkait langsung melarikan satu orang warga ke fasilitas kesehatan dikarenakan alami pingsan terlalu banyak menghirup asap kebakaran. Api kini berhasil dipadamkan oleh tim gabungan pada Sabtu (11/7),” ujarnya.
BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama pada musim kemarau, serta menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api.
Sumber: Okezone











