RBN || Lampung
Di tengah keterbatasan sarana latihan dan pembiayaan yang masih ditanggung secara mandiri, Kontingen Tarung Derajat Kabupaten Lampung Timur justru mampu mencatatkan prestasi membanggakan. Pada ajang Kejuaraan Satuan (Kejursat) Tarung Derajat se-Provinsi Lampung yang berlangsung di GOR Mini Way Halim PKOR pada 3–5 Juli 2026, kontingen Lampung Timur berhasil meraih Juara II Umum.
Prestasi tersebut diraih berkat perolehan 4 medali emas dan 3 medali perunggu. Tiga medali emas berasal dari kategori seni, sedangkan satu medali emas lainnya diraih dari kategori tarung.
Pada kategori seni, tiga medali emas dipersembahkan melalui nomor Seni Berpasangan Junior oleh Dea Elza Augusty dan Niluh Ayu Lestari, Seni Berpasangan Senior oleh Wayan Cantika Dewi dan Dariza Nayla Mazida, serta Seni Tunggal Putri oleh Nyoman Aprilia R.D.
Sementara itu, pada kategori tarung, medali emas diraih oleh Nyoman Aprilia R.D. di kelas 52 kilogram putri. Adapun tiga medali perunggu disumbangkan oleh Komang Reza Pangestu di kelas 75 kilogram, Lutfiansyah Teguh di kelas 60 kilogram, dan Widiya Nur Amelia di kelas 48 kilogram.
Ketua Umum KODRAT Lampung Timur, Nyoman Adi Astanada, S.E., mengaku sangat puas dengan hasil yang ditorehkan para atlet. Menurutnya, pencapaian tersebut memiliki arti yang sangat besar mengingat Tarung Derajat Lampung Timur baru bergabung sebagai cabang olahraga di bawah KONI Lampung Timur pada awal 2026 dan menjadi salah satu anggota termuda di Provinsi Lampung.
“Meski dengan peralatan yang masih sangat terbatas dan seluruh atlet masih mengikuti kejuaraan ini dengan biaya mandiri, mereka mampu menunjukkan semangat juang yang luar biasa hingga berhasil membawa Lampung Timur meraih Juara II Umum. Ini merupakan hasil yang sangat membanggakan,” ujar Nyoman Adi Astanada, Kamis (9/7/2026).
Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena salah satu atletnya, Nyoman Aprilia R.D., berhasil lolos dan akan mewakili Provinsi Lampung pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tarung Derajat yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.
Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa Lampung Timur tidak kekurangan atlet berbakat. Karena itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dapat memberikan perhatian dan dukungan yang lebih besar terhadap pembinaan olahraga Tarung Derajat.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian kepada atlet-atlet berprestasi. Jangan sampai atlet yang telah kami bina harus berhenti di tengah jalan karena keterbatasan dukungan. Lampung Timur memiliki banyak atlet berbakat yang perlu didukung agar terus berkembang dan mengharumkan nama daerah,” katanya.
Prestasi pada Kejursat Tarung Derajat se-Provinsi Lampung ini sekaligus menjadi modal penting bagi KODRAT Lampung Timur dalam mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung 2026 yang akan digelar pada November mendatang di Bandar Lampung. Dengan hasil tersebut, KODRAT Lampung Timur optimistis mampu kembali bersaing dan memberikan prestasi terbaik bagi daerah.
Reportase: Maya











