RBN || Jakarta
Maraknya pemadaman listrik di sejumlah daerah belakangan ini membuat banyak aktivitas masyarakat terganggu. Mulai dari pekerjaan rumah tangga, penggunaan perangkat elektronik, hingga layanan pendukung sehari-hari ikut terhenti saat aliran listrik padam.
Namun di tengah kondisi tersebut, pemilik mobil listrik ternyata memiliki alternatif sumber energi darurat yang bisa dimanfaatkan. Kendaraan listrik modern kini dilengkapi fitur Vehicle to Load (V2L) yang memungkinkan baterai mobil digunakan untuk menyuplai listrik ke berbagai perangkat elektronik rumah tangga.
Peneliti Senior Pusat Sistem Transportasi Berkelanjutan Institut Teknologi Bandung (ITB), Agus Purwadi, menjelaskan bahwa pemilik mobil listrik sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir menghadapi pemadaman listrik jika memahami fungsi V2L yang tersedia pada kendaraannya.
“Jadi, kan standar sekarang V2L itu sudah di level yang Atto1 itu juga sudah punya 2200 VA,” ujar Agus.
Melalui teknologi tersebut, energi yang tersimpan dalam baterai mobil dapat dialirkan untuk mengoperasikan berbagai peralatan rumah tangga seperti kulkas, televisi, rice cooker, hingga pendingin ruangan (AC).
Menurut Agus, kapasitas daya sebesar 2.200 VA sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik dasar rumah tangga selama terjadi gangguan pasokan listrik.
Ia menambahkan, pemilik kendaraan listrik perlu mulai memperhatikan kapasitas baterai yang tersedia, terutama jika ingin memanfaatkan mobil sebagai sumber listrik cadangan saat kondisi darurat.
“Jadi, begitu ada kesempatan untuk ngecas ya dicas. Begitu mati lampu, ya dia bisa nikmati itu selama sehari,” kata Agus.
Karena itu, menjaga tingkat pengisian baterai tetap optimal menjadi langkah penting. Baterai mobil listrik kini tidak hanya berfungsi sebagai sumber tenaga kendaraan, tetapi juga dapat berperan layaknya power bank berkapasitas besar yang siap digunakan kapan saja.
Agus menilai, selama pemadaman listrik berlangsung dalam rentang tiga hingga lima jam dan kapasitas baterai kendaraan masih mencukupi, kebutuhan listrik rumah tangga tetap dapat dipenuhi melalui fitur V2L.
Kemampuan tersebut menjadikan mobil listrik tidak hanya sebagai sarana transportasi ramah lingkungan, tetapi juga solusi energi alternatif yang dapat membantu masyarakat saat terjadi gangguan pasokan listrik.
Sumber: Kompas.com











