BIONS 308: Kisah Bayu Menjaga Fokus Belajar di Tengah Godaan Media Sosial

  • Share
Bincang Online Inspiratif (BIONS) Seri 308

RBN || Jakarta

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial, hal ini diungkapkan oleh siswa SMPN 5 Cibitung, M. Bayu Alfarizi, dalam tayangan Bincang Online Inspiratif (BIONS) Seri 308, Sabtu (23/5). Ia menilai sekolah tetap memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan masa depan pelajar.

Menurut Bayu, sekolah bukan hanya tempat untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga sarana belajar kedisiplinan dan kejujuran.

“Menurut Bayu sekolah adalah tempat untuk belajar, mendapatkan ilmu pengetahuan dari guru-guru, belajar disiplin, jujur, datang ke sekolah tepat waktu agar tidak terlambat,” ujarnya.

Namun, Bayu mengakui perkembangan teknologi saat ini juga menghadirkan tantangan tersendiri bagi pelajar, terutama dalam menjaga fokus belajar. Ia menilai penggunaan media sosial secara berlebihan sering membuat siswa mengabaikan waktu belajar.

“Harus bisa mengatur waktu belajar biar fokus,” kata Bayu.

Untuk mengatasi distraksi tersebut, Bayu berusaha membatasi waktu bermain game maupun media sosial. Ia juga aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sebagai sarana melatih kerja sama tim dan kemampuan bersosialisasi.

Selain itu, Bayu menilai karakter menjadi hal penting yang harus dimiliki setiap siswa SMP.

“Karakter paling penting yang harus dimiliki siswa SMP adalah bertanggung jawab, kerja keras, jujur, dan disiplin,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya memaknai setiap proses pembelajaran agar semangat belajar tetap terjaga. Menurutnya, sikap jujur akan membuat seseorang lebih dipercaya oleh orang lain.

Di sisi lain, Bayu melihat perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) juga membawa manfaat bagi pelajar, khususnya dalam membantu memahami pelajaran seperti matematika.

“AI sebagai solusi untuk mencari rumus matematika yang lebih simpel,” katanya.

Meski demikian, Bayu mengaku tidak sepenuhnya bergantung pada teknologi AI dan tetap meminta bantuan orang tua saat mengalami kesulitan belajar.

Ia menyebut orang tua dan guru menjadi sosok yang paling menginspirasinya dalam kehidupan sehari-hari.

“Inspirasi saya adalah orang tua dan guru-guru karena orang tua memberikan saran dan nasehat untuk berbuat lebih baik,” ujar Bayu.

Bayu berharap para pelajar Indonesia terus membangun kebiasaan positif demi masa depan yang lebih baik.

“Pelajar Indonesia harus rajin belajar, disiplin, dan sikap baik hati,” pungkasnya.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *