Putri Kim Jong Un Diperkirakan Jadi Penerus Kepemimpinan di Korea Utara, Menurut Badan Intelijen Korea Selatan

  • Share
Kim Ju Ae dan Kim Jong Un. (Foto: Reuters)

RBN || Pyongyang

Putri dari Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, yang diperkirakan bernama Kim Ju Ae dan berusia sekitar 13 tahun, dikabarkan sedang diposisikan sebagai calon penerus kepemimpinan negara tersebut. Hal ini disampaikan oleh badan intelijen Korea Selatan (NIS), menurut laporan yang diterima pada Senin (6/4).

Sejak akhir 2022, Kim Ju Ae telah beberapa kali menemani ayahnya dalam berbagai acara penting, memperkuat spekulasi bahwa dia sedang dipersiapkan untuk menggantikan posisi Kim Jong Un. Bahkan, keduanya terlihat naik tank bersama pada bulan lalu, yang semakin memicu spekulasi tersebut.

Dalam sebuah briefing tertutup di Majelis Nasional Korea Selatan, Direktur NIS Lee Jong-seok mengungkapkan bahwa berdasarkan “intelijen yang dapat dipercaya,” Kim Ju Ae bisa dianggap sebagai penerus Kim Jong Un. Lee Seong Kweun, salah satu anggota parlemen yang hadir, mengonfirmasi pernyataan tersebut.

“Meski ada pertanyaan mengenai reaksi dari Kim Yo Jong, saudara perempuan Kim Jong Un yang dianggap sebagai figur nomor dua di Korea Utara, kami menilai dia tidak memiliki kekuasaan substansial,” ujar Lee dalam briefing tersebut.

Penilaian ini merupakan yang terkuat yang pernah disampaikan oleh NIS mengenai status politik yang semakin meningkat dari remaja ini. NIS percaya bahwa Kim Ju Ae bisa memperpanjang kekuasaan keluarga Kim hingga generasi keempat.

Pada awal 2024, NIS sudah menggambarkan Kim Ju Ae sebagai pewaris potensial Kim Jong Un, dan pada Februari tahun ini, mereka menyatakan bahwa dia kemungkinan besar akan segera ditunjuk sebagai pemimpin masa depan negara tersebut.

Namun, beberapa pengamat meragukan penilaian tersebut, dengan alasan bahwa masyarakat Korea Utara yang sangat patriarkal kemungkinan besar tidak akan menerima seorang pemimpin wanita. Mereka juga berpendapat bahwa Kim Jong Un, yang kini berusia 42 tahun, masih terlalu muda untuk menunjuk seorang pemimpin masa depan, yang dapat melemahkan kekuasaannya.

Pada penampilan publik bulan Maret, Kim Jong Un dan putrinya terlihat menembakkan pistol saat mengunjungi pabrik amunisi ringan. Dalam briefing yang sama, NIS menyebut bahwa otoritas Korea Utara tampaknya sengaja mengorganisir acara seperti itu untuk membangun kredibilitas militer Kim Ju Ae dan “mengurangi skeptisisme mengenai penerus wanita,” kata Lee.

Nama Kim Ju Ae yang dilaporkan berdasarkan akun mantan bintang NBA Dennis Rodman, yang pernah menggendong putri Kim Jong Un saat berkunjung ke Pyongyang pada 2013.

Korea Utara, yang didirikan pada 1948, telah dipimpin secara turun-temurun oleh anggota keluarga Kim. Kim Jong Un mewarisi kekuasaan setelah kematian ayahnya, Kim Jong Il, pada akhir 2011. Sebelumnya, Kim Jong Il mengambil alih setelah kematian kakeknya, Kim Il Sung, pada 1994.

Sumber: Sky News

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *