RBN || Bekasi
Seorang bayi perempuan yang baru lahir ditemukan terlantar di lahan kosong dekat kawasan Perumahan Grand Wisata, Desa Lambang Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Polisi kini masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengungkap identitas pelaku yang diduga membuang bayi tersebut.
Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti, mengatakan penyelidikan dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk seorang pemulung bernama Kandar yang pertama kali menemukan bayi tersebut, serta beberapa pedagang di sekitar lokasi. Namun hingga kini, polisi belum menemukan petunjuk yang mengarah kepada pelaku maupun identitas orang tua bayi karena lokasi penemuan berada di lahan kosong yang sepi dan tidak dilengkapi kamera pengawas.
Bayi itu ditemukan pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB dalam kondisi tanpa pakaian dan hanya terbungkus kain bekas. Awalnya, Kandar mengira bayi tersebut telah meninggal dunia karena tidak bergerak dan tidak menangis. Setelah memastikan kondisinya menggunakan sebatang kayu, bayi mulai bergerak dan menangis sehingga ia segera meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian itu kepada aparat.
Petugas yang menerima laporan langsung mengevakuasi bayi untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan pemeriksaan, bayi mengalami demam ringan, kekurangan cairan, dan tampak menguning. Bayi sempat dibawa ke bidan desa sebelum dirujuk ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk menjalani perawatan intensif.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bayi diperkirakan berusia tiga hari dengan berat badan 3,1 kilogram dan panjang 49 sentimeter. Polisi juga memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi. Setelah kondisinya membaik, kepolisian berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi untuk penanganan lebih lanjut karena bayi tersebut berstatus sebagai anak terlantar.
Polisi menegaskan penyelidikan masih terus dilakukan guna mengungkap pelaku yang tega membuang bayi tersebut.
Sumber: Detik News











