Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman di Tengah Gejolak Global

  • Share
Kementerian ESDM mengambil sejumlah langkah dalam mengamankan pasokan BBM dan LPG di tengah perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. (Foto: REUTERS/Stringer).

RBN || Jakarta

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bergerak cepat memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global. Sejumlah langkah strategis disiapkan guna menjamin ketersediaan BBM dan LPG bagi masyarakat.

Sekretaris Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi ESDM, Muhammad Rizwi Jilanisaf Hisjam, menegaskan bahwa pemerintah telah menerbitkan kebijakan pengaturan konsumsi energi agar lebih bijak dan tepat sasaran. Langkah ini menjadi fondasi dalam menjaga stabilitas pasokan nasional.

Selain itu, pemerintah juga melakukan diversifikasi sumber impor energi. Jika sebelumnya bergantung pada kawasan Timur Tengah, kini pasokan dialihkan ke berbagai wilayah seperti Amerika, Afrika, Asia, hingga negara-negara ASEAN. Strategi ini dinilai mampu mengurangi risiko gangguan distribusi akibat ketidakpastian global, termasuk potensi hambatan di jalur vital seperti Selat Hormuz.

Tak hanya dari sisi impor, optimalisasi produksi dalam negeri juga menjadi prioritas. Pemerintah mendorong seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk mengutamakan pasokan minyak mentah bagi kebutuhan domestik, terutama sebagai bahan baku kilang dalam negeri.

Upaya lain dilakukan melalui peningkatan kinerja kilang nasional, termasuk proyek Refinery Development Master Plan Balikpapan milik PT Pertamina (Persero). Dalam strategi ini, produksi tertentu dialihkan guna meningkatkan output LPG demi memenuhi kebutuhan masyarakat secara lebih optimal.

Pemerintah juga memastikan distribusi LPG 3 kg tetap menjadi prioritas utama. Pasokan yang sebelumnya dialokasikan untuk industri kini diarahkan untuk kebutuhan rumah tangga, sekaligus membuka peluang pengadaan dari sumber baru di kawasan Asia dan ASEAN.

Langkah sinergis turut melibatkan sektor swasta, di mana kilang LPG swasta didorong untuk memprioritaskan penyaluran produksi kepada Pertamina Patra Niaga.

Dengan berbagai strategi tersebut, pemerintah optimistis pasokan energi nasional tetap aman dan stabil. “Kami memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi meskipun di tengah tantangan global,” ujar Rizwi.

Kebijakan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan energi sekaligus melindungi kepentingan masyarakat di tengah situasi dunia yang terus berubah.

Sumber: CNN Indonesia

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *