RBN || Jakarta
Meningkatnya harga rumah, biaya hidup, dan ketidakpastian ekonomi mendorong sebagian generasi muda mengubah cara mengelola keuangan. Alih-alih mengejar tujuan finansial jangka panjang yang terasa semakin sulit dicapai, mereka memilih membelanjakan uang untuk kesenangan sesaat sebagai bentuk pelarian dari tekanan hidup.
Fenomena tersebut dikenal sebagai doom spending, yakni kebiasaan menghabiskan uang sebagai respons terhadap kecemasan dan pesimisme terhadap masa depan. Bentuknya beragam, mulai dari membeli secangkir kopi, menonton konser, makan di restoran viral, hingga berbelanja secara daring.
Salah satu anak muda, Nadya (23), mengaku memilih menikmati pengalaman yang bisa dirasakan saat ini dibanding terus mengejar impian memiliki rumah yang menurutnya semakin sulit diwujudkan.
“Kalau rumah sudah terasa mustahil dibeli, setidaknya saya masih bisa membeli secangkir kopi atau pengalaman yang membuat saya merasa hidup,” ujar Nadya saat ditemui di sebuah kafe di Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).
Sebagai seorang content creator yang tinggal di rumah kos, Nadya mengaku pandangannya tentang masa depan berubah setelah memasuki dunia kerja. Ia menilai harga rumah yang terus meningkat membuat target memiliki hunian sendiri terasa semakin jauh dibandingkan generasi orangtuanya.
Menurut Nadya, target hidupnya kini bukan lagi membeli rumah, melainkan mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menjaga kesehatan. Kondisi tersebut turut memengaruhi cara ia menggunakan penghasilannya. Ia lebih memilih mengalokasikan uang untuk membeli pengalaman, seperti menonton konser, mencoba restoran baru, atau staycation, sebagai bentuk penghargaan atas kerasnya rutinitas bekerja.
Ia mengaku pernah menghabiskan hampir Rp2 juta untuk membeli tiket konser. Meski sempat menyesal melihat saldo rekening berkurang, pengalaman tersebut tetap dianggap berharga karena memberikan kebahagiaan di tengah tekanan pekerjaan.
Nadya juga mengakui bahwa kebiasaan tersebut dipengaruhi oleh kelelahan mental. Menurutnya, setelah bekerja mengejar target setiap hari, berbelanja atau menikmati pengalaman tertentu menjadi cara untuk mengurangi stres dan memberikan hadiah bagi diri sendiri.
Sumber: Kompas.com











