Pemerintah Percepat Pembangunan 34 Ribu Gerai Koperasi Merah Putih, 2.500 Unit Telah Rampung

  • Share
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono. (Foto: ANTARA/HO-Kementerian Koperasi)

RBN || Jakarta

Pemerintah terus mengakselerasi pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari strategi besar dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sekitar 34.000 unit gerai telah memasuki tahap pembangunan, dan sebanyak 2.500 unit di antaranya telah selesai serta siap dioperasikan untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Percepatan ini dilakukan secara masif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga unsur koperasi dan masyarakat setempat guna memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Keberadaan gerai Koperasi Merah Putih ini tidak hanya difungsikan sebagai pusat distribusi barang kebutuhan pokok, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat desa yang terintegrasi dengan sistem logistik modern sehingga mampu memperpendek rantai distribusi, menekan harga, serta meningkatkan daya saing produk lokal.

Dalam implementasinya, pemerintah juga mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan koperasi guna menciptakan sistem yang transparan, efisien, dan akuntabel sehingga mampu menjawab tantangan era ekonomi modern, dan program ini sekaligus menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui distribusi yang merata dan terjangkau hingga ke wilayah terpencil.

Pembangunan gerai ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan perputaran ekonomi desa, serta memperkuat posisi koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional di tengah tekanan dinamika ekonomi global yang terus berubah.

Dengan capaian pembangunan yang terus menunjukkan progres signifikan, pemerintah optimistis seluruh target dapat terealisasi secara bertahap dalam waktu yang telah direncanakan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan secara luas oleh masyarakat di berbagai daerah.

Program ini pun dipandang sebagai salah satu pilar penting dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis komunitas yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Sumber: Antara News

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *