Iran Nilai Dialog Dengan AS sebagai Langkah Damai

  • Share
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Foto: Anadolu Agency)

RBN || Iran

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang berlangsung dengan dukungan negara-negara kawasan merupakan sebuah perkembangan positif dalam upaya meredakan ketegangan. Menurutnya, dialog menjadi jalan utama Iran untuk mencapai solusi damai, khususnya terkait isu nuklir.

“Dialog selalu menjadi strategi kami untuk mencapai solusi damai,” tulis Pezeshkian melalui akun X miliknya, seperti dikutip Anadolu Agency, Senin (9/2/2026).

Pezeshkian menegaskan, pendekatan Iran dalam perundingan nuklir tetap berpegang pada hak-hak yang dijamin dalam Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT). Ia juga menekankan bahwa Iran terbuka terhadap dialog yang dilandasi sikap saling menghormati, namun menolak tekanan atau ancaman.

“Kami merespons rasa hormat dengan rasa hormat, tetapi tidak menerima bahasa ancaman,” tegasnya.

Iran dan AS kembali membuka jalur diplomasi nuklir tidak langsung pada Jumat lalu, setelah ketegangan meningkat selama beberapa pekan. Ketegangan tersebut dipicu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengancam kemungkinan aksi militer terhadap Iran.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi turut menilai pertemuan tersebut sebagai awal yang positif. Ia menyebut dialog dapat berlanjut selama kedua pihak mampu mengurangi sikap saling curiga yang selama ini menghambat kemajuan perundingan.

“Kami sepakat bahwa proses ini akan diteruskan,” ujar Araghchi, seraya menambahkan bahwa Iran dan AS berpeluang kembali menggelar pertemuan lanjutan di Muscat, Oman, dalam waktu dekat.

Namun demikian, Araghchi menegaskan bahwa program rudal Iran tidak akan menjadi bagian dari agenda pembahasan. Ia menyebut isu tersebut sebagai urusan pertahanan nasional yang tidak bisa dinegosiasikan, baik sekarang maupun di masa depan.

Sumber: Metro Tv

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *