RBN || Jakarta
Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak dapat menjadi satu-satunya motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, sektor swasta memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, mendorong inovasi, serta meningkatkan penerimaan negara melalui pajak. Oleh karena itu, pemerintah perlu memberikan ruang yang lebih luas bagi dunia usaha untuk berkembang.
Firman menilai bahwa kemampuan APBN memiliki keterbatasan karena harus membiayai berbagai kebutuhan negara, mulai dari pendidikan, subsidi energi, belanja pegawai, hingga pembangunan infrastruktur. Kondisi tersebut membuat pembangunan nasional tidak bisa hanya bergantung pada kekuatan fiskal pemerintah.
“Sektor swasta adalah mesin pertumbuhan yang sesungguhnya. Mereka menciptakan lapangan kerja, mendorong inovasi, dan menyumbang penerimaan negara melalui pajak. Kalau regulasi justru mematikan usaha yang sudah berjalan, maka cita-cita pembangunan hanya akan jadi wacana,” ujar Firman dalam keterangannya kepada Parlementaria di Jakarta, Sabtu (30/5/2026).
Ia menekankan bahwa pemerintah perlu menciptakan iklim usaha yang sehat dengan memberikan kepastian hukum, menyederhanakan regulasi, serta menghadirkan kebijakan yang mendukung investasi. Menurutnya, sektor swasta bukan pesaing pemerintah, melainkan mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional.
Firman juga mengingatkan bahwa target pertumbuhan ekonomi yang tinggi, termasuk upaya mencapai pertumbuhan hingga 8 persen, akan sulit terealisasi tanpa kontribusi besar dari dunia usaha. Ketika sektor swasta berkembang, investasi meningkat, lapangan kerja bertambah, daya beli masyarakat menguat, dan penerimaan pajak negara ikut terdongkrak.
Selain itu, ia menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi dunia usaha saat ini, mulai dari tingginya biaya operasional hingga regulasi yang dinilai kurang mendukung perkembangan bisnis. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan kebijakan yang diterbitkan tidak justru menghambat usaha yang telah berjalan dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional.
Firman menegaskan bahwa negara-negara maju berhasil membangun perekonomiannya bukan hanya melalui belanja negara, tetapi juga karena mampu menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan kompetitif. Oleh sebab itu, sinergi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Kalau swasta tumbuh, pajak naik, lapangan kerja terbuka, daya beli masyarakat meningkat, dan APBN pun ikut sehat. Inilah sinergi yang harus dibangun,” tegasnya.
Sumber: DPR











