Sorong Jadi Pusat Deklarasi Eliminasi TBC se-Tanah Papua

  • Share
Foto: Antara News

RBN || Sorong

Sorong ditunjuk sebagai tuan rumah kegiatan nasional pembahasan pemberantasan tuberkulosis (TBC) se-Tanah Papua yang berlangsung pada 29-30 Mei 2026. Agenda tersebut akan mempertemukan puluhan kepala daerah bersama kementerian dan lembaga terkait untuk memperkuat komitmen penanganan TBC di wilayah Papua.

Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, mengatakan kegiatan itu akan dihadiri 42 kepala daerah dari seluruh wilayah Papua serta perwakilan kementerian dan lembaga pemerintah.

“Besok ada kunjungan Menteri Kesehatan atau Wakil Menteri Kesehatan ke Kota Sorong dalam rangka deklarasi pemberantasan atau eliminasi TBC se-Tanah Papua,” ujarnya, Kamis.

Menurut Septinus, Kementerian Kesehatan menunjuk Kota Sorong sebagai lokasi kegiatan karena angka kasus TBC di Papua masih tergolong tinggi. Karena itu, diperlukan langkah bersama seluruh pemerintah daerah untuk menekan penyebaran penyakit tersebut.

Ia menjelaskan seluruh kepala daerah nantinya akan menandatangani deklarasi bersama sebagai bentuk komitmen eliminasi TBC di Tanah Papua.

“Semua kepala daerah akan membuat kesepakatan bersama untuk menghilangkan penyakit TBC yang selama ini masih dialami masyarakat di Papua, khususnya Papua Barat Daya,” katanya.

Selain menghadiri deklarasi, rombongan Kementerian Kesehatan dijadwalkan meninjau sejumlah lokasi di Kota Sorong, termasuk eks Rumah Sakit COVID-19 yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas).

Septinus menilai keberadaan laboratorium tersebut penting untuk mendukung pemeriksaan kualitas air, makanan, hingga bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua Barat Daya.

“Selama ini pemeriksaan sampel masih dikirim ke Makassar. Kehadiran laboratorium kesehatan masyarakat ini akan sangat membantu pelayanan kesehatan di Papua Barat Daya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, menyebut kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan nasional pemberantasan TBC berbasis komunitas yang juga berkaitan dengan pengawasan sanitasi dan kualitas Program MBG.

“Kegiatan ini bertujuan menggalang komitmen para kepala daerah untuk pemberantasan tuberkulosis yang angkanya masih cukup tinggi di Papua,” kata Jemima.

Ia menambahkan peserta kegiatan terdiri atas gubernur, bupati, dan wali kota se-Tanah Papua, serta perwakilan dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Lingkungan Hidup, organisasi profesi, hingga sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Sumber: Antara News

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *