BPJS Kesehatan: Lebih dari 1 Juta Peserta JKN Usia Muda Alami Hipertensi

  • Share
Ilustrasi. (Foto: Liputan6)

RBN || Jakarta

BPJS Kesehatan mengingatkan bahwa penyakit kronis kini semakin banyak menyerang kelompok usia produktif. Data terbaru menunjukkan lebih dari satu juta peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berusia di bawah 45 tahun telah didiagnosis menderita hipertensi.

Temuan tersebut menjadi peringatan bahwa penyakit tidak menular tidak lagi hanya mengancam lansia, tetapi juga generasi muda yang kurang menerapkan pola hidup sehat.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan keberhasilan Program JKN bukan hanya diukur dari layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat saat sakit, tetapi juga dari upaya mencegah masyarakat jatuh sakit.

“Keberhasilan Program JKN tidak hanya diukur dari kemampuan memberikan jaminan pelayanan kesehatan saat masyarakat sakit, tapi juga dari upaya mendorong masyarakat menjaga kesehatan agar penyakit dapat dicegah sejak dini,” ujar Prihati saat peringatan HUT ke-58 BPJS Kesehatan melalui kegiatan Health Fun Run di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (28/6/2026).

Ia menambahkan, Program JKN dibangun dengan semangat gotong royong sehingga BPJS Kesehatan terus memperkuat berbagai langkah promotif dan preventif agar masyarakat tetap sehat.

“Karena itu, kami tidak hanya berupaya memberikan perlindungan kesehatan saat masyarakat membutuhkan layanan tapi juga terus memperkuat berbagai upaya promotif dan preventif agar masyarakat tetap sehat dan produktif,” katanya.

Hingga 1 Juni 2026, jumlah peserta JKN telah melampaui 285 juta jiwa atau mencakup lebih dari 98 persen penduduk Indonesia. Layanan tersebut didukung oleh 23.682 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta 3.221 rumah sakit dan klinik utama yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia.

Di sisi lain, hasil Skrining Riwayat Kesehatan yang diikuti lebih dari 79 juta peserta sepanjang 2025 menunjukkan tingginya potensi penyakit tidak menular. Sekitar 23 juta peserta teridentifikasi berisiko mengalami hipertensi, sementara 17 juta lainnya berisiko menderita diabetes melitus.

BPJS Kesehatan juga mencatat lebih dari 400 ribu peserta JKN berusia di bawah 45 tahun telah didiagnosis mengidap diabetes melitus. Adapun jumlah peserta usia muda yang telah terdiagnosis hipertensi kini telah melampaui satu juta orang.

Untuk menekan peningkatan kasus tersebut, BPJS Kesehatan terus memperkuat program promotif dan preventif melalui Skrining Riwayat Kesehatan, Prolanis Muda, serta berbagai kegiatan edukasi yang mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat sejak usia dini.

Sumber: Liputan6

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *