RBN || Assen
Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, dipastikan tidak mengalami cedera serius setelah terjatuh pada sesi practice Moto3 Grand Prix Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Jumat (26/6/2026). Meski mengalami insiden di lintasan, pebalap Honda Team Asia itu mampu kembali melanjutkan sesi latihan dan bersiap menghadapi babak kualifikasi.
Kecelakaan terjadi saat sesi practice yang menjadi penentu pembalap untuk lolos langsung ke sesi kualifikasi kedua (Q2). Insiden tersebut membuat Veda kehilangan banyak waktu di lintasan sehingga gagal mencatatkan waktu terbaik.
Meski demikian, pebalap asal Gunungkidul itu bersyukur kondisinya tetap baik setelah kecelakaan.
“Untungnya saya baik-baik saja dan bisa melanjutkan latihan,” kata Veda Ega Pratama dalam keterangan resmi Honda Team Asia, Sabtu (27/6/2026).
Veda mengakui awal akhir pekan balapan di Assen belum berjalan sesuai harapan. Namun, ia menyebut tim berhasil mengumpulkan data penting setelah melakukan sejumlah perubahan pada setelan motor sejak sesi latihan pagi.
“Bukanlah awal akhir pekan yang baik. Namun, pagi ini kami mencoba beberapa hal dengan sepeda, dan mengumpulkan informasi yang bagus, jadi kami mengubah beberapa hal untuk sesi sore,” ujarnya.
Setelah motornya diperbaiki usai terjatuh, Veda kembali ke lintasan. Namun, ia belum mampu mempertajam catatan waktu sehingga gagal mengamankan tiket otomatis menuju Q2.
“Saya tidak bisa memperbaiki catatan waktu putaran saya. Ini bukan awal yang kami inginkan,” tuturnya.
Meski hasil practice belum sesuai target, pebalap binaan Astra Honda itu tetap menatap optimistis sesi kualifikasi. Bersama tim, ia akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap data yang diperoleh untuk meningkatkan performa motor.
“Kami akan menganalisis semuanya bersama tim dan mencoba lagi besok. Saya akan melakukan yang terbaik selama kualifikasi,” tutupnya.
Hasil pada sesi kualifikasi akan menjadi penentu posisi start Veda Ega Pratama pada balapan Moto3 GP Belanda 2026 di Sirkuit Assen.
Sumber: Berita Satu











