RBN || Bantul
Pemerintah Kabupaten Bantul membentuk tim gabungan bersama aparat kepolisian untuk memantau distribusi bahan kebutuhan pokok serta mencegah praktik penimbunan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Bupati Abdul Halim Muslih menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman dan harga di pasaran tetap terkendali saat permintaan masyarakat meningkat menjelang Lebaran.
Tim gabungan ini akan melakukan pengawasan di berbagai titik distribusi dan pasar rakyat guna mengantisipasi kemungkinan penimbunan komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, serta kebutuhan pokok lainnya yang berpotensi disimpan secara ilegal untuk memperoleh keuntungan.
Menurut pemerintah daerah, praktik penimbunan dapat menyebabkan kelangkaan barang di pasaran dan mendorong kenaikan harga yang merugikan masyarakat. Berdasarkan hasil pemantauan sementara di sejumlah pasar tradisional di Bantul, ketersediaan bahan pangan masih relatif aman dan beberapa komoditas bahkan mengalami penurunan harga dibandingkan pekan sebelumnya.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap meningkatkan pengawasan karena menjelang Lebaran permintaan masyarakat cenderung meningkat sehingga berpotensi memicu fluktuasi harga.
Melalui pembentukan tim gabungan ini, pemerintah berharap stabilitas pasokan dan harga bahan pokok tetap terjaga sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan menjelang hari raya tanpa kekhawatiran akan kelangkaan barang di pasaran.
Sumber: Antara News











