Hungaria Sebut Zelenskiy ‘Kehilangan Akal Sehat’ Setelah Berkomentar Tentang Pesawat Nirawak

  • Share
Hungaria Sebut Zelenskiy 'Kehilangan Akal Sehat' Setelah Berkomentar Tentang Pesawat Nirawak
Hungaria Sebut Zelenskiy 'Kehilangan Akal Sehat' Setelah Berkomentar Tentang Pesawat Nirawak

RBN || Hungaria

Pesawat nirawak pengintai yang melanggar wilayah udara Ukraina terbang dari Hungaria untuk memeriksa potensi industri di wilayah perbatasan barat, kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada hari Jumat (26/9), yang memicu teguran dari Budapest.

“Presiden Zelenskiy kehilangan akal sehatnya karena obsesinya terhadap Hungaria. Ia kini mulai melihat hal-hal yang tidak ada,” ujar Menteri Luar Negeri Hungaria, Peter Szijjarto, dalam sebuah unggahan di X.

Zelenskiy mengutip penilaian militer awal atas aktivitas pesawat nirawak tersebut. Ia tidak menyebutkan kapan pesawat nirawak pengintai ini terlihat di wilayah perbatasan.

“Saya menginstruksikan semua informasi yang tersedia untuk diverifikasi dan laporan mendesak harus dibuat mengenai setiap insiden yang tercatat,” ujar Zelenskiy setelah bertemu dengan komando militer tertinggi Ukraina.

Dalam pidato di malam harinya, Zelenskiy merujuk pada “insiden yang sangat aneh” di perbatasan Hungaria.

Zelenskiy mengatakan bahwa ia telah menyerukan “pemeriksaan menyeluruh” dan “jika pesawat tak berawak seperti itu muncul lagi, untuk segera menanggapi dengan tepat demi pertahanan negara kita”.

Staf Umum Militer Ukraina mengunggah foto-foto daring yang menggambarkan pelanggaran perbatasan Ukraina oleh objek-objek seperti pesawat tanpa awak (drone). Dikatakan pula bahwa pasukan Ukraina telah berpatroli menggunakan drone mereka sendiri.

Hungaria adalah anggota Uni Eropa dan NATO, dua organisasi yang bersekutu dengan Kyiv dalam perang Rusia di Ukraina, tetapi hubungan antara Kyiv dan Budapest sering kali menegangkan.

Setelah invasi Rusia pada Februari 2022, banyak perusahaan industri besar Ukraina, terutama dari timur dan selatan, pindah ke Ukraina barat dan wilayah lain yang lebih aman di negara itu.

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban bersikap skeptis terhadap bantuan militer Barat untuk Ukraina dan telah memelihara hubungan yang lebih baik dengan Presiden Rusia Vladimir Putin daripada negara anggota NATO dan UE lainnya.

Sebelumnya pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan Kyiv telah memberlakukan larangan masuk terhadap tiga pejabat tinggi militer Hungaria, menanggapi larangan masuk sebelumnya yang diberlakukan oleh Hungaria terhadap pejabat militer Ukraina.

Ukraina adalah rumah bagi sekitar 150.000 etnis Hungaria, sebagian besar tinggal di wilayah Transkarpatia di perbatasan dengan Hungaria. Pemerintah Hungaria dan Kyiv sering berselisih mengenai hak berbahasa komunitas tersebut.

Sumber: Reuters

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *