Program MBG Diliburkan Saat Lebaran, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp5 Triliun

  • Share
Foto: Bertuah Pos

RBN || Jakarta

Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil kebijakan meliburkan sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama periode Idulfitri 1447 Hijriah, sebagai langkah strategis yang tidak hanya menyesuaikan dengan aktivitas masyarakat selama libur panjang, tetapi juga menghasilkan efisiensi anggaran negara yang signifikan hingga mencapai sekitar Rp5 triliun.

Kebijakan ini dilakukan dengan menghentikan penyaluran bantuan kepada peserta didik sejak 13 Maret 2026, serta kepada kelompok ibu hamil ibu menyusui dan balita pada 17 Maret 2026, kemudian dilanjutkan dengan masa penghentian penuh pada 18 hingga 24 Maret 2026, sebelum program kembali berjalan normal pada 31 Maret 2026.

Meskipun distribusi dihentikan sementara, pemerintah tetap memastikan kebutuhan gizi penerima manfaat terpenuhi melalui mekanisme penyaluran lebih awal dalam bentuk paket makanan untuk beberapa hari ke depan, sehingga tidak terjadi kekosongan asupan bagi kelompok sasaran.

Langkah ini sekaligus menunjukkan adanya upaya penyesuaian kebijakan yang adaptif terhadap dinamika sosial masyarakat di tengah momentum hari besar keagamaan.

Di sisi lain, Menteri Keuangan juga menilai bahwa penghentian sementara program tersebut memberikan ruang efisiensi belanja negara yang cukup besar, mengingat program MBG memiliki alokasi anggaran yang sangat besar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga optimalisasi pelaksanaan menjadi hal penting untuk menjaga keberlanjutan program ke depan.

Meskipun demikian, pemerintah menegaskan bahwa program MBG tetap merupakan kebijakan strategis yang memiliki dampak luas terhadap peningkatan gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan, sehingga efisiensi yang dilakukan tidak dimaksudkan untuk mengurangi manfaat program, melainkan untuk memperkuat tata kelola anggaran agar lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran dalam jangka panjang serta tetap mendukung stabilitas fiskal nasional di tengah berbagai tantangan ekonomi global.

Sumber: Bertuah Pos

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *