RBN || Banten
Sebanyak 32 siswa di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Minggu, 24 Mei 2026. Para siswa mengalami gejala seperti mual, muntah, sakit perut, hingga diare dan harus mendapatkan penanganan medis di puskesmas setempat.
Kepala Puskesmas Padarincang, Uni Suhuda, mengatakan sebagian besar siswa yang datang untuk berobat berasal dari SMAN 1 Padarincang.
“Total sebanyak 32 siswa yang datang ke puskesmas kami, rata-rata mereka dari SMAN 1 Padarincang,” kata Uni Suhuda, Minggu (24/5/2026).
Dari puluhan siswa tersebut, dua orang di antaranya harus dirujuk ke rumah sakit karena kondisinya memerlukan penanganan lebih lanjut. Sementara siswa lainnya menjalani perawatan dan observasi di puskesmas setelah mengalami keluhan kesehatan usai menyantap makanan yang dibagikan dalam program MBG.
Petugas kesehatan kini masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. Dugaan sementara mengarah pada keracunan makanan, namun sampel makanan yang dikonsumsi para siswa masih akan diteliti lebih lanjut guna mengetahui sumber masalahnya.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemenuhan gizi bagi pelajar. Pihak terkait diharapkan segera melakukan evaluasi terhadap proses penyajian dan distribusi makanan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
Sumber: Detik News











