Tragedi Longsor Sampah 157 Korban Tewas, Potret Buruk Pengelolaan Sampah di Indonesia

  • Share
Sumber: CNBC Indonesia

RBN || Jakarta

Tragedi longsor sampah di TPA Leuwigajah pada 21 Februari 2005 menjadi salah satu bencana lingkungan paling mematikan dalam sejarah Indonesia ketika gunungan sampah setinggi puluhan meter tiba-tiba runtuh setelah hujan deras memicu akumulasi gas metana di dalam timbunan.

Longsoran tersebut bergerak seperti “tsunami sampah” dan menyapu permukiman warga serta para pemulung yang tinggal di sekitar lokasi, menewaskan sedikitnya 157 orang dan mengubur dua kampung sekaligus.

Peristiwa ini bukan sekadar bencana alam, melainkan juga cerminan buruknya sistem pengelolaan sampah yang selama bertahun-tahun mengandalkan penumpukan tanpa pengolahan yang memadai.

Minimnya pengawasan, lemahnya perencanaan tata ruang, serta ketergantungan pada tempat pembuangan akhir menjadikan kawasan seperti Leuwigajah sebagai “bom waktu” bagi masyarakat sekitar.

Hingga kini, tragedi tersebut masih sering dijadikan pengingat bahwa persoalan sampah di Indonesia bukan hanya soal kebersihan kota, tetapi juga menyangkut keselamatan manusia, lingkungan, serta tanggung jawab pemerintah dalam menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih aman, berkelanjutan, dan manusiawi.

Sumber: CNBC Indonesia

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *