Surabaya Siap Jalankan Instruksi Presiden: Tak Ada Lagi Siswa Menyambut Pejabat di Pinggir Jalan

  • Share
Momen Presiden Prabowo Naik Maung di Solo, Disambut Ratusan Warga dan Siswa Sekolah
Momen Presiden Prabowo Naik Maung di Solo, Disambut Ratusan Warga dan Siswa Sekolah

RBN || Surabaya

Pemerintah Kota Surabaya menyatakan siap mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait peniadaan penyambutan siswa di pinggir jalan saat kunjungan kerja pejabat. Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menegaskan bahwa pihaknya akan menjalankan instruksi tersebut begitu ada surat resmi dari kementerian teknis.

Yusuf menjelaskan bahwa hingga kini Dispendik Surabaya belum menerima surat edaran atau instruksi formal dari pemerintah pusat. Namun ia menyebut bahwa komunikasi antar kementerian biasanya sudah berjalan sebelum surat resmi diterbitkan. Karena itu, Pemkot Surabaya bersiap menyesuaikan aturan begitu kebijakan tersebut ditetapkan.

Secara pribadi, Yusuf mendukung penuh arahan Presiden agar siswa tidak lagi dilibatkan dalam penyambutan pejabat di tepi jalan. Ia menilai waktu belajar siswa tidak boleh terganggu oleh kegiatan seremonial tersebut. Menurutnya, anak-anak lebih baik tetap berada di sekolah untuk mengikuti proses belajar mengajar.

“Memang lebih baik mereka fokus pada pembelajaran. Kalau ingin melihat kegiatan kunjungan pejabat, guru bisa memfasilitasi melalui tayangan televisi,” ujarnya di Balai Kota Surabaya, Jumat. (28/11/2025)

Sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan permintaan tersebut saat meresmikan pembangunan dua jembatan, dua underpass dan satu flyover di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu lalu. Ia mengaku terkesan melihat antusiasme siswa yang menyambut kedatangannya, namun pada saat yang sama merasa prihatin melihat anak-anak harus berdiri lama di bawah panas matahari.

Dalam sambutannya, Prabowo meminta Sekretaris Kabinet untuk mengirimkan surat kepada seluruh bupati dan wali kota agar tidak lagi mengerahkan siswa menyambut pejabat saat kunjungan resmi. Ia menegaskan bahwa waktu belajar siswa tidak boleh dikurangi untuk kegiatan seremonial seperti itu.

Prabowo juga menyampaikan bahwa jika ia ingin bertemu pelajar, ia lebih memilih mendatangi kelas secara langsung. Ia menyebut interaksi semacam itu lebih bermanfaat dan tidak mengganggu proses belajar mengajar. Menurutnya, menjaga keselamatan dan kenyamanan anak-anak menjadi prioritas utama dalam setiap agenda kenegaraan.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *