Serikat Pekerja di Italia Lakukan Aksi Mogok, Bentuk Solidaritas Atas Penyanderaan Kapal Bantuan Gaza

  • Share
Serikat Pekerja di Italia Lakukan Aksi Mogok
Serikat Pekerja di Italia Lakukan Aksi Mogok

RBN || Italia

Serikat pekerja Italia menyerukan pemogokan umum pada hari Jumat sebagai bentuk solidaritas terhadap armada bantuan internasional untuk Gaza, sementara protes bermunculan di sejumlah kota pada Rabu (1/10) malam setelah adanya laporan bahwa kapal-kapal tersebut telah dicegat oleh personel militer.

Di kota selatan Naples, para demonstran memasuki stasiun kereta api utama dan menghentikan lalu lintas kereta api, sementara polisi mengepung stasiun kereta api Termini di Roma setelah para demonstran berkumpul di dekat pintu masuk.

Armada Sumud Global (GSF), yang terdiri dari lebih dari 40 kapal sipil yang membawa sekitar 500 anggota parlemen, pengacara, dan aktivis, termasuk kontingen Italia. Kontingen ini telah berupaya menembus blokade Israel di Gaza dengan bantuan obat-obatan dan makanan, meskipun Israel telah berulang kali memperingatkan untuk mundur.

“Agresi terhadap kapal-kapal sipil yang mengangkut warga negara Italia merupakan masalah yang sangat serius,” kata serikat pekerja CGIL.

Pengumuman itu muncul setelah pemogokan umum sebelumnya untuk mendukung Gaza dan GSF yang diserukan oleh serikat akar rumput Unione Sindacale di Base (USB) pada tanggal 22 September yang berubah menjadi kekerasan di Milan.

Di kota Genoa di barat laut, USB mengumumkan niatnya untuk memblokir pelabuhan dan meminta semua pengunjuk rasa untuk berkumpul pada pukul 10 malam (20:00 GMT) di salah satu pintu masuk utama.

Selama dua minggu terakhir, pekerja dermaga Italia yang berunjuk rasa telah mencegah berbagai kapal berlabuh dan memuat barang, menargetkan kapal-kapal yang mereka katakan terlibat dalam perdagangan dengan Israel.

Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani sebelumnya mengatakan bahwa mitranya dari Israel telah meyakinkannya bahwa angkatan bersenjata Israel tidak akan menggunakan kekerasan terhadap para aktivis di atas armada tersebut.

Sumber: Reuters

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *