RBN || Jakarta
Jalan ambles di kawasan Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial. Kondisi jalan yang berlubang cukup dalam dinilai membahayakan pengendara, terutama karena lokasinya berada di tikungan.
Pihak Satuan Pelaksana Bina Marga Kecamatan Kramat Jati memastikan bahwa perbaikan telah dilakukan, namun sifatnya masih sementara. Hal ini dilakukan sebagai langkah cepat untuk mencegah terjadinya kecelakaan di lokasi tersebut.
Kepala Satpel Bina Marga Kramat Jati, Dudy, menjelaskan bahwa kerusakan diduga disebabkan oleh bekas galian utilitas yang tidak ditangani dengan baik. Akibatnya, terbentuk rongga di bawah lapisan aspal yang memicu amblesnya jalan.
“Ya, jadi saya sudah laporan ke Sudin ya bahwa itu akibat dampak dari sebelumnya utilitas. Artinya perbaikan yang saya lakukan itu sifatnya sementara,” ujar Dudy pada Selasa, 14 April 2026.
Ia menambahkan bahwa kondisi kerusakan cukup membahayakan karena bagian bawah aspal sudah berlubang hingga sekitar 50 persen. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan dapat menyebabkan kecelakaan bagi pengguna jalan.
Untuk penanganan sementara, petugas melakukan pemadatan tanah menggunakan agregat sebelum menutup kembali permukaan jalan dengan aspal jenis cold mix. Metode ini dinilai cepat, namun belum bersifat permanen.
Sebelumnya, kondisi jalan ambles ini sempat terekam dalam video yang beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut terlihat lubang berada di sisi kiri jalan yang menikung, sehingga menjadi titik rawan bagi pengendara dari arah Kalibata menuju Dewi Sartika.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa meski telah diperbaiki, kondisi jalan masih perlu perhatian lebih lanjut. Sejumlah pengendara bahkan terlihat hampir terperosok, sementara traffic cone dipasang sebagai penanda agar pengguna jalan lebih waspada.
Sumber: Kompas.com











