RBN || Jakarta
Pasar kendaraan Sport Utility Vehicle (SUV) di Indonesia kini mengalami pergeseran signifikan. Konsumen, khususnya di wilayah urban, tidak lagi hanya mencari kendaraan berpostur tinggi untuk mobilitas harian, tetapi juga menginginkan kendaraan yang tangguh untuk menjelajah medan ekstrem.
Menangkap tren tersebut, pabrikan otomotif asal China, Jetour, melakukan langkah ekspansi agresif pada kuartal kedua 2026 melalui rangkaian pameran berskala besar. Pameran perdana digelar di Main Atrium East Mall, Grand Indonesia, Jakarta, pada 7–12 April 2026, sebelum dilanjutkan ke sejumlah kota lain seperti Pontianak, Bandung, dan Medan.
Mengusung filosofi Travel+ dengan tema “It’s Time to Resume Your Adventure”, Jetour ingin menghadirkan kendaraan yang tidak sekadar menjadi alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan pengalaman berkendara.
“Kami ingin memberikan kesempatan yang lebih luas bagi konsumen untuk melihat lebih dekat dan mencoba langsung line up unggulan SUV Jetour,” ujar Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah.
Salah satu model yang menjadi sorotan utama adalah Jetour T2. SUV ini dirancang tidak hanya untuk kebutuhan perkotaan, tetapi juga untuk menghadapi medan off-road dengan performa tinggi.
Jetour T2 dibangun menggunakan struktur bodi dengan 80 persen baja berkekuatan tinggi, yang menghasilkan rigiditas torsional mencapai 31.000 Nm per derajat. Spesifikasi ini memungkinkan kendaraan tetap stabil saat melintasi medan tidak rata.
Selain itu, struktur atapnya mampu menahan beban hingga 300 kilogram, sehingga mendukung kebutuhan aktivitas petualangan seperti pemasangan tenda atap.
Untuk menghadapi kondisi geografis Indonesia, termasuk potensi banjir di perkotaan, Jetour T2 dilengkapi fitur Flood Ready & Terrain Ready. Mobil ini memiliki ground clearance setinggi 220 milimeter serta teknologi Wading Radar yang mampu mendeteksi kedalaman air secara real time hingga 700 milimeter.
Sistem visibilitas juga diperkuat dengan teknologi 540° Surround Vision yang dilengkapi fitur “sasis transparan”, memungkinkan pengemudi melihat kondisi di bawah kendaraan secara langsung.
Keamanan berkendara didukung sistem Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) Level 2 dari Bosch, yang mengintegrasikan radar dan kamera generasi terbaru.
Di sisi interior, Jetour T2 menawarkan kenyamanan premium dengan kabin kedap suara, sistem audio Sony 12 channel, layar sentuh 15,6 inci, serta panoramic sunroof sepanjang 64 inci. Fitur lain seperti AC dual-zone dan kursi elektrik dengan ventilasi dan memori posisi turut melengkapi kenyamanan penumpang.
Jetour T2 dipasarkan dengan harga Rp588 juta (on the road Jakarta) untuk varian warna standar. Sementara warna eksklusif dikenakan tambahan biaya sebesar Rp10 juta.
Selain T2, Jetour juga menghadirkan dua model lainnya, yakni Jetour Dashing Inspira dan Jetour X70 Plus Inspira. Kedua model ini menyasar segmen SUV keluarga dan pengguna urban dengan harga masing-masing Rp381,8 juta dan Rp391,8 juta (OTR Jakarta).
Untuk meningkatkan daya tarik, Jetour menawarkan garansi mesin hingga 10 tahun atau 1 juta kilometer untuk model tertentu, serta garansi kendaraan selama enam tahun tanpa batasan jarak tempuh. Selain itu, konsumen juga mendapatkan layanan servis gratis selama tiga tahun pertama.
Selama periode pameran, Jetour memberikan berbagai promo menarik, termasuk potongan harga sebesar Rp15 juta untuk pembelian Dashing Inspira dan X70 Plus Inspira, serta kesempatan mengikuti undian berhadiah hingga Rp5 juta.
Langkah ini menjadi strategi Jetour dalam memperkuat posisinya di pasar otomotif Indonesia, sekaligus menjawab kebutuhan konsumen akan kendaraan yang fleksibel, tangguh, dan nyaman dalam berbagai kondisi.
Sumber: SindoNews











