RBN || Jakarta
Rencana pemerintah Indonesia membangun Kampung Haji di Makkah mendapat apresiasi luas dari berbagai elemen masyarakat. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dan visioner, sejalan dengan besarnya jumlah jemaah haji asal Indonesia yang setiap tahun memadati Tanah Suci.
Berdasarkan data penyelenggaraan ibadah haji, pada tahun 2025 jumlah jemaah haji Indonesia mencapai sekitar 221 ribu orang. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia. Kondisi ini menuntut adanya dukungan fasilitas dan layanan yang lebih memadai, terintegrasi, serta berkelanjutan.
Ketua Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Rama Azizul Hakim, menilai pembangunan Kampung Haji merupakan langkah progresif pemerintah yang patut didukung penuh. Menurutnya, keberadaan Kampung Haji berpotensi besar meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah haji jemaah Indonesia, baik dari sisi keamanan, kenyamanan, maupun tata kelola layanan.
“Beberapa tahun terakhir kita menyaksikan berbagai polemik dalam penyelenggaraan ibadah haji, khususnya terkait fasilitas. Kehadiran Kampung Haji diharapkan menjadi solusi jangka panjang agar permasalahan serupa tidak terus berulang,” ujar Rama dalam keterangannya, Selasa (23/12/2025).
Ia menekankan pentingnya pengawalan bersama terhadap proyek ini agar tetap berjalan sesuai rencana, mulai dari tahap perencanaan, proses pembangunan, hingga pengelolaan dan perawatannya di masa depan. Transparansi dan keberlanjutan menjadi kunci agar manfaatnya benar-benar dirasakan jemaah.
PB PMII juga menilai Kampung Haji berpotensi menjadi tonggak sejarah baru bagi Indonesia dalam penyelenggaraan ibadah haji. Selain meningkatkan kualitas pelayanan, fasilitas tersebut diyakini mampu menekan biaya haji dalam jangka panjang sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Rama berharap pembangunan Kampung Haji sejalan dengan arahan Prabowo Subianto. Ia turut mengapresiasi pernyataan Rosan Roeslani, Menteri Investasi/Kepala Danantara, yang menyebutkan proyek Kampung Haji ditargetkan mulai dibangun pada awal 2026.
“Harapan kami, rencana ini dapat direalisasikan secara tepat dan bertanggung jawab demi kepentingan jemaah haji Indonesia serta peningkatan kualitas pelayanan ibadah haji secara menyeluruh,” pungkasnya.
Sumber: Metrotvnews











