RBN || Jakarta
Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah dan masyarakat Indonesia mulai melakukan penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sebagai langkah antisipasi dampak konflik global, khususnya perang di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mendorong kenaikan harga energi dunia.
Pernyataan itu disampaikan dalam sidang kabinet di Istana Negara, di mana Prabowo menilai situasi geopolitik global dapat memengaruhi harga BBM yang kemudian berdampak pada harga kebutuhan pokok dan kondisi ekonomi nasional. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus bersikap proaktif menghadapi situasi tersebut dengan mempercepat langkah efisiensi energi dan penghematan konsumsi BBM.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mencontohkan langkah yang dilakukan Pakistan sebagai negara yang lebih dulu menerapkan berbagai kebijakan penghematan energi untuk menghadapi tekanan ekonomi akibat konflik global, sehingga menurutnya Indonesia juga perlu menyiapkan langkah antisipasi agar dampak kenaikan harga minyak dunia tidak terlalu membebani ekonomi dan anggaran negara.
Sumber: CNBC Indonesia











