Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau, Enam Korban Berhasil Dievakuasi

  • Share
Foto: TRIBUN JATENG/DOK BPBD Sekadau

RBN || Sekadau

Insiden hilangnya kontak helikopter PK-CFX di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada Kamis (16/4/2026), menyisakan duka. Delapan orang yang berada di dalam helikopter tersebut terdiri atas enam penumpang dan dua kru.

Tim SAR gabungan hingga kini masih terus melakukan proses evakuasi korban dari lokasi kejadian. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sekadau, Eko Sulistyo, menyampaikan bahwa sebagian korban telah berhasil dievakuasi.

“Sedang dilakukan evakuasi korban dari badan pesawat. Sampai saat ini sudah enam orang yang berhasil dievakuasi,” ujar Eko saat dikonfirmasi, Kamis tengah malam.

Meski demikian, proses evakuasi di lapangan tidak berjalan mudah. Kondisi lokasi dan tingkat kesulitan tertentu membuat dua korban lainnya belum dapat segera dievakuasi.

“Masih ada dua korban lagi yang belum dapat dilakukan evakuasi karena tingkat kesulitan tertentu,” tambahnya.

Eko menjelaskan, apabila seluruh korban berhasil dievakuasi dalam waktu dekat, proses selanjutnya akan dilanjutkan dengan identifikasi korban.

“Rencananya besok akan dilakukan evakuasi lanjutan serta proses identifikasi korban di RSUD Sekadau,” ujarnya.

Berdasarkan data manifes sementara, helikopter PK-CFX lepas landas dari area perkebunan sawit PT Citra Mahkota di Menukung menuju Kota Pontianak pada Kamis pagi sekitar pukul 08.34 WIB.

Pada awal penerbangan, kondisi helikopter dilaporkan normal tanpa indikasi gangguan, baik dari faktor internal maupun eksternal. Namun, sekitar lima menit setelah lepas landas, helikopter tersebut tiba-tiba hilang kontak.

Sistem pemantauan COSPAS-SARSAT kemudian mendeteksi sinyal darurat dari helikopter pada pukul 13.09 UTC melalui satelit LEOSAR, yang menjadi dasar penentuan lokasi pencarian.

Hingga kini, proses evakuasi dan penyelidikan penyebab insiden masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lapangan.

Sumber: Tribunnews

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *