SMPN 255 Jakarta Wakili DKI di Lomba Nasional Keamanan Pangan 2026

  • Share
foto: berita jakarta

RBN || Jakarta

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menetapkan SMP Negeri 255 Jakarta Timur sebagai perwakilan Provinsi DKI Jakarta dalam seleksi nasional Lomba Sekolah Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan Tahun 2026.

Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, SMP Negeri 255 merupakan sekolah intervensi program Pembudayaan Keamanan Pangan yang telah dibina sejak tahun 2025. Program tersebut menitikberatkan pada penerapan budaya pangan aman dan sehat di lingkungan sekolah.

“SMP Negeri 255 masuk sebagai salah satu nominator dari delapan sekolah jenjang SMP dan sederajat di seluruh Indonesia pada lomba tingkat nasional,” ujarnya, Selasa (26/5).

Menurutnya, keberhasilan SMPN 255 mewakili DKI Jakarta menjadi bukti nyata bahwa penguatan budaya keamanan pangan di lingkungan sekolah telah berjalan baik melalui komitmen kepala sekolah, Tim Keamanan Pangan Sekolah, serta dukungan komunitas dan lintas sektor.

“Penilaian dilakukan secara komprehensif melalui presentasi program, evaluasi sarana dan prasarana, hingga wawancara terhadap kader keamanan pangan senior dan junior, termasuk para pemangku kepentingan yang terlibat dalam program ini,” terangnya.

Sofiyani menjelaskan, tim juri berasal dari berbagai kementerian dan lembaga, di antaranya Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama Republik Indonesia, serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

“Penilaian tidak hanya berfokus pada aspek teori, tetapi juga implementasi nyata di lingkungan sekolah, termasuk pengawasan pangan jajanan anak sekolah dan keterlibatan aktif seluruh warga sekolah dalam membangun budaya konsumsi pangan aman,” ungkapnya.

Dalam proses presentasi, lanjut Sofiyani, SMP Negeri 255 memaparkan sejumlah inovasi dan praktik baik yang telah diterapkan. Peran kader keamanan pangan senior dan junior menjadi salah satu perhatian utama tim penilai karena dinilai mampu menjadi agen perubahan dalam mengedukasi peserta didik terkait pemilihan, pengelolaan, dan konsumsi pangan yang aman.

“Kami akan terus mendorong keberlanjutan program keamanan pangan berbasis komunitas sekolah melalui pembinaan, edukasi, serta penguatan koordinasi lintas sektor. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem sekolah yang sehat, aman, dan berkelanjutan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 255, Sulistiyorini menambahkan, pihaknya memiliki program unggulan berupa inovasi pengimbasan ke beberapa sekolah di sekitar Duren Sawit.

Pertama, SDS Pantara (Sekolah Luar Biasa Inklusif dengan kategori kebutuhan khusus tuna grahita). Kedua, semua kantin sudah memiliki sertifikat kantin halal bekerja sama dengan BJPH, kantin sehat, kantin terbina bekerja sama dengan Puskesmas.

“Sekolah juga sudah memiliki hasil uji lab air yang membuktikan air di SMPN 255 bersih dari mikrobiologi dan kimia,” bebernya.

Ia menuturkan, sekolah juga rutin melakukan sample pangan jajan peserta didik di kantin SMPN 255 bekerja sama dengan Puskesmas setempat.

Tidak hanya itu, orang tua juga berperan mendukung kegiatan pangan ini dengan cara menyukseskan inovasi SIMADE MAPAN yang merupakan akronim dari Siapkan Makananmu Demi Masa Depan.

“Peserta didik kami adalah kader junior yang membantu dalam seluruh kegiatan keamanan pangan. Mulai dari sosialisasi internal, pengimbasan di luar sekolah, dan kegiatan ketahanan pangan di sekolah,” imbuhnya.

Ia berharap, SMPN 255 dapat terus mengembangkan program yang sudah berjalan dan bisa mengimbaskan ke sekolah-sekolah lain di luar daerah Duren Sawit.

“Kami sudah mendapatkan piagam Adiwiyata Tingkat Kota dan Juara III dalam Lomba Kebersihan Sekolah tingkat Kecamatan Duren Sawit. Semoga kami bisa semakin berprestasi,” tandasnya.

____________________

sumber: berita jakarta

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *