Warga Semarang Meluapkan Kekesalan atas Lonjakan Pajak Kendaraan di Tengah Ketidakseimbangan dengan Kenaikan Gaji

  • Share
Sumber: Kompas.com

RBN || Semarang

Warga Semarang mengaku terkejut dan geram setelah mendapati tagihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang harus dibayarkan di awal tahun ini jauh lebih tinggi dari tahun sebelumnya, sementara pendapatan atau gaji mereka tidak mengalami kenaikan signifikan, sehingga banyak pemilik mobil dan motor mengeluhkan lonjakan beban pajak yang menurut mereka tidak logis mengingat kondisi ekonomi pribadi yang belum membaik dan usia kendaraan justru semakin tua.

Kebingungan dan protes ini muncul di berbagai gerai pembayaran pajak kendaraan termasuk Samsat Simpang Lima setelah sejumlah wajib pajak melaporkan angka pembayaran yang hampir dua kali lipat dari tahun lalu, padahal pemerintah daerah menegaskan bahwa tarif pokok pajak tidak naik namun masyarakat merasakan peningkatan karena kebijakan opsen atau pungutan tambahan yang kini berlaku tanpa diskon seperti tahun sebelumnya, memicu amarah dan pertanyaan warga tentang relevansi kebijakan tersebut di tengah daya beli yang stagnan.

Sumber: Kompas.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *