RBN || Bantul
Tim SAR gabungan terus mengintensifkan sekaligus memperluas operasi pencarian terhadap seorang warga bernama Yunanta (30) yang dilaporkan tenggelam di muara Sungai Opak, dengan upaya yang kini memasuki hari kedua dan dilakukan secara terpadu oleh berbagai unsur penyelamat yang melibatkan Basarnas, relawan, serta aparat setempat, dan operasi pencarian dilaksanakan melalui pembagian empat Search and Rescue Unit (SRU) yang bekerja secara sistematis untuk menyisir area perairan, daratan, hingga pemantauan udara guna memaksimalkan peluang penemuan korban.
SRU pertama melakukan penyisiran di wilayah perairan menggunakan beberapa perahu karet dan perahu tradisional yang difokuskan pada area sekitar muara hingga ke arah laut, sementara SRU kedua dan ketiga menyisir wilayah daratan masing masing ke arah timur dan barat dari titik lokasi kejadian dengan memperhatikan kemungkinan korban terbawa arus dan terdampar di tepian, serta SRU keempat melakukan pemantauan udara menggunakan drone thermal guna mendeteksi tanda tanda keberadaan korban dari ketinggian.
Berdasarkan keterangan petugas, kondisi cuaca yang relatif cerah dan gelombang yang masih terkendali menjadi faktor pendukung dalam pelaksanaan operasi meskipun arus di kawasan muara tergolong cukup kuat dan berpotensi menyulitkan proses pencarian.
Kronologi kejadian bermula saat korban pada Sabtu dini hari berpamitan kepada keluarga untuk menjaring ikan di sekitar muara namun hingga pagi hari tidak kunjung kembali sehingga menimbulkan kekhawatiran, dan pada pagi harinya warga menemukan perahu milik korban dalam kondisi terdampar di sisi barat muara bersama jaring dan sepeda motor yang masih berada di lokasi, tanpa adanya tanda keberadaan korban sehingga dugaan kuat korban tenggelam pun muncul.
Laporan kemudian diteruskan kepada tim SAR untuk dilakukan pencarian secara resmi pada sore hari, dan hingga saat ini korban masih belum ditemukan sehingga operasi pencarian terus dilanjutkan dengan strategi yang diperluas serta evaluasi berkala terhadap area penyisiran.
Pihak SAR menyatakan akan terus mengerahkan seluruh sumber daya yang ada demi mempercepat proses penemuan korban, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi perairan muara yang dikenal memiliki arus kuat dan berbahaya terutama pada waktu waktu tertentu.
Sumber: Antara News











