DKI Mantapkan Normalisasi Ciliwung 2026, Pramono Anung: Jakarta Harus Jadi Kota Global yang Tertata

  • Share
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk melanjutkan normalisasi Sungai Ciliwung pada tahun 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk melanjutkan normalisasi Sungai Ciliwung pada tahun 2026

RBN || Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk melanjutkan normalisasi Sungai Ciliwung pada tahun 2026. Langkah tersebut kembali disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat menghadiri kegiatan bersih sehat sungai di kawasan Jalan Inspeksi Ciliwung, Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (21/11/2025). Selain Ciliwung, Pemprov juga menyiapkan rencana normalisasi Kali Krukut sebagai bagian dari penguatan sistem pengendalian banjir di ibu kota.

Pramono menyebut bahwa Jakarta harus menunjukkan sungai yang lebih tertata sebagai syarat kota global. Karena itu, normalisasi menjadi program prioritas yang harus terus berlanjut dengan dukungan Kementerian Pekerjaan Umum. Ia menambahkan bahwa Sungai Ciliwung akan dioptimalkan sebagai ruang aktivitas publik, sejalan dengan pembangunan kawasan Transit Oriented Development (TOD) Dukuh Atas yang mulai digarap Januari 2026.

Menurutnya, kegiatan bersih sungai yang digelar tersebut tidak hanya menjadi kampanye lingkungan, tetapi juga menunjukkan bahwa Ciliwung telah mulai termanfaatkan sebagai ruang publik yang lebih aman dan bersih. Ia berharap masyarakat semakin peduli menjaga sungai agar upaya revitalisasi dapat berjalan efektif.

Menteri Pekerjaan Umum, Dodi Hanggodo, yang turut hadir, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian peringatan Hari Bakti PU ke-80 tahun 2025. Susur sungai direncanakan digelar di berbagai daerah sebagai gerakan nasional untuk meningkatkan kesadaran pengelolaan daerah aliran sungai.

Dodi memberikan apresiasi terhadap upaya Pemprov DKI Jakarta dalam penanganan Ciliwung yang selama ini bermasalah dengan sedimentasi dan penyempitan alur. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat akan diberikan secara penuh agar normalisasi berjalan optimal.

Ia menegaskan bahwa perbaikan sungai merupakan kebutuhan mendesak untuk mencegah banjir dan mendukung pembangunan kota yang berkeadilan dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi pusat dan daerah, pemerintah berharap penataan sungai dapat menjadi momentum besar menuju Jakarta yang lebih aman, sehat, dan modern.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *