RBN || New Delhi
Partai nasionalis Hindu yang dipimpin Perdana Menteri India, Narendra Modi, mencatat kemenangan penting dengan merebut kendali negara bagian West Bengal dalam pemilu yang digelar Senin (4/5/2026).
Berdasarkan hasil sementara yang dirilis oleh Election Commission of India, Partai Bharatiya Janata Party (BJP) berhasil mengamankan sedikitnya 124 kursi dari total 294 kursi parlemen negara bagian, serta unggul di 83 kursi lainnya. Hasil akhir pemilu diperkirakan diumumkan pada Senin malam waktu setempat.
Kemenangan ini menjadi terobosan besar bagi BJP yang selama bertahun-tahun berupaya menggulingkan pemerintahan All India Trinamool Congress yang dipimpin oleh Kepala Menteri Mamata Banerjee. Sejak 2011, Banerjee—yang dikenal sebagai salah satu pengkritik utama Modi—memegang kendali di wilayah yang memiliki pengaruh politik signifikan tersebut. BJP sendiri belum pernah memerintah di Benggala Barat sebelumnya.
Namun, proses pemilu ini tidak lepas dari kritik. Partai-partai oposisi menyoroti keputusan penyelenggara pemilu yang menghapus jutaan nama pemilih dari daftar pemilih tetap.
Selain Benggala Barat, tiga negara bagian lain juga menggelar pemilu dalam waktu yang sama. India, negara dengan populasi lebih dari 1,4 miliar jiwa, memiliki 28 negara bagian dan delapan wilayah federal. Pemilu tingkat negara bagian digelar secara bertahap di waktu yang berbeda, dengan beberapa di antaranya berlangsung hampir setiap tahun.
Hasil di Benggala Barat diperkirakan akan memperkuat posisi Modi di tengah masa jabatan ketiganya. Pada pemilu nasional 2024, partainya harus bergantung pada dukungan partai-partai regional untuk membentuk pemerintahan. Modi sendiri diperkirakan akan kembali mencalonkan diri untuk masa jabatan keempat pada 2029.
Dalam pidatonya di markas besar BJP di New Delhi, Modi menyebut kemenangan ini sebagai tanda meluasnya dukungan terhadap partainya di wilayah yang sebelumnya sulit ditembus.
“Sebuah babak baru telah ditambahkan pada takdir Bengal,” ujar Modi di hadapan para pendukungnya.
Di sisi lain, kubu oposisi dinilai masih kesulitan membangun kekuatan yang solid untuk menandingi dominasi BJP secara nasional. Kekalahan Banerjee diperkirakan akan melemahkan pengaruhnya dalam koalisi oposisi yang selama ini juga diwarnai persaingan internal antarpartai regional.
Sementara itu, dinamika politik juga terjadi di wilayah lain. Di negara bagian selatan Tamil Nadu, aktor populer Joseph Vijay yang baru dua tahun lalu mendirikan partai Tamilaga Vettri Kazhagam, berhasil mengalahkan partai berkuasa DMK. Tamil Nadu sendiri dikenal sebagai salah satu negara bagian paling maju di India dan memiliki tradisi panjang memilih figur dari dunia perfilman sebagai pemimpin.
Di Kerala, oposisi yang dipimpin oleh Indian National Congress berhasil menumbangkan pemerintahan komunis, mengakhiri kekuasaan kelompok kiri di salah satu basis terakhirnya.
Sementara itu, BJP juga kembali mempertahankan kekuasaan untuk ketiga kalinya secara berturut-turut di negara bagian timur laut Assam, memperkuat dominasi partai tersebut di panggung politik India.
Sumber: NPR











