RBN || Jakarta
Performa Marc Marquez di awal musim MotoGP 2026 menjadi sorotan setelah sang juara dunia bertahan gagal meraih kemenangan dalam empat seri pertama. Bahkan, pembalap Ducati Lenovo itu belum sekalipun naik podium musim ini.
Mantan juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, menilai penurunan performa Marquez bukan semata-mata karena adaptasi motor, melainkan kondisi fisik yang belum pulih sepenuhnya. Lorenzo secara terbuka menyebut lengan kanan Marquez masih menjadi masalah besar.
“Lengannya (yang bermasalah), dia tidak memiliki kekuatan fisik untuk mendorong motornya hingga batasnya ketika mengerem atau memasuki tikungan seperti biasanya,” kata Lorenzo, dikutip dari GPOne, Rabu (6/5/2026).
Menurut mantan pembalap Yamaha dan Ducati itu, Marquez sebenarnya masih memiliki kemampuan teknis di atas rata-rata pembalap lain. Namun, keterbatasan fisik membuat gaya balap agresifnya tidak lagi maksimal.
“Dia tidak mau berbicara tentang itu. Secara teknis, dia masih superior bahkan di kondisi-kondisi seperti ini,” lanjut pria asal Spanyol tersebut.
Marquez sendiri sebelumnya mengakui kondisi tubuhnya belum sepenuhnya fit usai mengalami cedera bahu kanan akibat kecelakaan pada akhir musim MotoGP 2025 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah.
Tak hanya menyoroti kondisi fisik Marquez, Lorenzo juga mengkritik performa motor Ducati Desmosedici GP26. Ia menilai Ducati kalah berkembang dibanding rivalnya, terutama Aprilia Racing yang tampil impresif sejak awal musim.
“Aprilia akan mendominasi dalam 80 atau 90 persen trek di MotoGP 2026 karena mereka telah meningkatkan motornya hingga 0,2 detik dibandingkan tahun lalu, sementara Ducati tidak begitu,” ujar Lorenzo.
Ia menilai peningkatan performa Ducati musim ini tidak signifikan dibandingkan lompatan besar yang dilakukan Aprilia.
“Jika Ducati lebih cepat 0,1 detik, Aprilia lebih cepat 0,3 detik. Aprilia melompat tiga langkah ke depan, Ducati hanya satu. Saya melihat motor Aprilia itu di tikungan, di lurusan, motor itu mengerikan!” puji Lorenzo.
Pernyataan paling tajam muncul ketika Lorenzo membandingkan karakter motor Aprilia RS-GP dengan Ducati GP26. Menurutnya, motor Aprilia jauh lebih lincah dan stabil di lintasan.
“Motor itu (RS-GP) menempel di trek dan melaju seperti mini-bike, sementara Ducati terlihat seperti (sebuah) traktor,” sindir Lorenzo.
Komentar tersebut semakin mempertegas tekanan yang kini dihadapi Ducati dan Marquez dalam persaingan MotoGP 2026. Jika tak segera menemukan solusi, dominasi Ducati dalam beberapa musim terakhir berpotensi digeser Aprilia yang tampil semakin kompetitif.
Sumber: Okezone











