RBN || Lubuklinggau
Sebanyak lima jasad korban kecelakaan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang terbakar di Sumatera Selatan akhirnya berhasil diidentifikasi. Proses identifikasi dilakukan setelah jenazah dievakuasi ke rumah sakit di Lubuklinggau pascakecelakaan maut yang melibatkan bus dan truk tangki BBM.
Kecelakaan tragis tersebut terjadi di wilayah Musi Rawas Utara (Muratara), tepatnya di Jalan Lintas Sumatera, pada Rabu (6/5/2026) siang. Insiden ini menyebabkan sedikitnya 16 orang meninggal dunia setelah bus ALS terbakar hebat usai tabrakan frontal dengan truk tangki bahan bakar.
Dari total korban tersebut, lima jenazah telah berhasil diidentifikasi oleh tim gabungan. Identitas korban diungkap setelah proses pemeriksaan lebih lanjut terhadap kantong-kantong jenazah yang sebelumnya sulit dikenali akibat kondisi terbakar. Sementara itu, jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi oleh pihak berwenang.
Pihak kepolisian dan tim medis terus melakukan upaya pendataan terhadap seluruh korban. “Proses identifikasi masih terus berjalan untuk memastikan identitas korban lainnya,” demikian disampaikan petugas terkait dalam penanganan kasus tersebut.
Seperti diketahui, kecelakaan bermula ketika bus ALS diduga masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan truk tangki BBM. Benturan keras tersebut memicu kebakaran hebat yang menghanguskan kendaraan dan menyebabkan banyak korban meninggal dunia dalam kondisi terbakar.
Peristiwa ini menjadi salah satu kecelakaan lalu lintas paling tragis di wilayah tersebut, dengan sebagian besar korban merupakan penumpang bus. Hingga kini, proses identifikasi dan penanganan korban masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.
Sumber: Detik News











