RBN || Jakarta
Gelandang Real Madrid, Federico Valverde, akhirnya angkat bicara terkait kabar keributan dengan rekan setimnya, Aurelien Tchouameni. Valverde membantah rumor yang menyebut dirinya terlibat baku hantam hingga mengalami cedera akibat dipukul Tchouameni.
Pemain asal Uruguay itu menegaskan luka di kepalanya terjadi karena benturan dengan meja saat perdebatan berlangsung, bukan karena perkelahian fisik.
“Rekan setim saya (Tchouameni) tidak memukul. Saya juga tidak memukulnya. Meskipun saya paham, bagi kalian mungkin lebih mudah untuk percaya kami saling menghajar habis-habisan atau dia sengaja melukai saya. Bukan itu yang terjadi,” kata Valverde, dikutip dari ESPN.
Valverde mengakui sempat terjadi adu argumen di antara mereka. Namun, ia menyebut insiden itu hanya kesalahpahaman biasa yang kini telah diselesaikan secara internal.
“Hari ini, kami kembali mengalami perselisihan. Saat berdebat, saya tanpa sengaja menghantam meja dan mengalami luka kecil di dahi yang mengharuskan saya menjalani pemeriksaan rutin di rumah sakit,” ujarnya.
Ia juga meminta publik dan penggemar tidak memperkeruh situasi dengan membangun narasi negatif terhadap dirinya maupun Tchouameni.
“Real Madrid adalah salah satu hal terpenting dalam hidup saya. Artinya, saya tidak bisa bersikap acuh terhadapnya. Hasil ini merupakan puncak dari berbagai faktor hingga berujung pada pertengkaran tidak masuk akal, merusak reputasi saya dan membuka ruang bagi keraguan, memungkinkan munculnya rekayasa cerita, fitnah, serta sensasionalisasi terhadap sesuatu yang sebenarnya hanyalah sebuah kecelakaan,” kata Valverde.
Akibat insiden tersebut, Valverde dilaporkan mengalami trauma kranioensefalik. Meski demikian, pihak Real Madrid memastikan kondisi sang pemain stabil.
Namun sesuai protokol medis, Valverde harus menjalani masa istirahat selama 10 hingga 14 hari. Kondisi itu membuatnya dipastikan absen saat Real Madrid menghadapi FC Barcelona dalam laga El Clasico akhir pekan ini.
Insiden tersebut juga dikabarkan mendapat perhatian serius dari Presiden Real Madrid, Florentino Perez. Berdasarkan laporan Sky Sports, Perez langsung menggelar rapat krisis untuk meredam konflik internal tim.
Dalam rapat tersebut, seluruh pemain Los Blancos disebut diminta tetap berada di pusat latihan guna menyelesaikan persoalan yang terjadi dan mencegah konflik serupa terulang kembali.
Saat ini, Real Madrid juga disebut tengah melakukan investigasi internal terkait insiden tersebut. Valverde dan Tchouameni dikabarkan berpotensi mendapat sanksi denda dari klub.
Sumber: IDN Times











