Gudang Produksi Pabrik Apac Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

  • Share
Foto: Tribunnews

RBN || Semarang

Kebakaran melanda pabrik tekstil Apac Inti Corpora yang berada di Desa Harjosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Kamis (7/5/2026) siang. Hingga sekitar pukul 12.48 WIB, proses pemadaman masih terus dilakukan oleh petugas gabungan.

Api yang membakar area pabrik memaksa petugas pemadam kebakaran bekerja ekstra keras agar kobaran tidak merembet ke bagian lain bangunan. Sejumlah personel tampak berjibaku menyemprotkan air ke titik api di tengah kepulan asap pekat.

Petugas Damkar Kabupaten Semarang, Joko Sukaryono, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.43 WIB. Setelah menerima laporan, tujuh armada dari berbagai pos langsung diterjunkan ke lokasi.

“Tadi sempat ada laporan dari staf untuk meminta bantuan ke Salatiga. Karena sudah terkondisikan dan tinggal pendinginan jadi tidak perlu bantuan,” kata Joko.

Selain mobil pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang juga mengirimkan bantuan berupa satu unit tangki air dan satu unit kendaraan pendukung keselamatan petugas.

Menurut Joko, tantangan terbesar saat proses pemadaman bukan hanya panas api, tetapi juga asap tebal yang memenuhi area dalam pabrik. Untuk mengatasi kondisi tersebut, petugas menggunakan blower agar asap bisa terdorong keluar ruangan sehingga proses pemadaman berjalan lebih cepat.

“Kesulitannya itu asap. Saat masuk panas sekali, asap juga mengenai mata. Ini sudah pakai CBA. Mudah-mudahan cepat tertanggulangi,” ujarnya.

Berdasarkan informasi sementara, material yang terbakar meliputi benang kain dan sejumlah mesin produksi di dalam pabrik tekstil tersebut.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik.

“Pemicu belum kita selidiki, nanti kepolisian yang lebih berhak menyelidiki. Dugaan sementara kemungkinan korsleting listrik,” tutupnya.

Sumber: Tribunnews

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *