Semeru Erupsi Pagi Ini, Abu Vulkanik Membumbung 600 Meter

  • Share
Foto: PVMBG

RBN || Lumajang

Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada Kamis pagi, 7 Mei 2026. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu memuntahkan abu vulkanik setinggi sekitar 600 meter di atas puncak dan aktivitas erupsi masih berlangsung hingga laporan diterbitkan.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, Liswanto AP, melaporkan letusan terjadi pada pukul 08.38 WIB. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang dan bergerak ke arah barat daya.

Dalam laporan resminya, Liswanto menyebutkan tinggi kolom abu mencapai sekitar 4.276 meter di atas permukaan laut.

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Kamis, 07 Mei 2026, pukul 08:38 WIB. Tinggi kolom abu teramati ± 600 meter di atas puncak,” tulisnya dalam laporan yang dikutip Kamis (7/5/2026).

Hingga Kamis pagi, aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih terpantau berlangsung. Asap abu terus keluar dari kawah utama dengan tekanan sedang.

Menanggapi aktivitas tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya erupsi.

Warga dilarang melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi. Selain itu, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.

PVMBG juga mengingatkan masyarakat agar tidak berada dalam radius lima kilometer dari kawah Gunung Semeru karena berisiko terkena lontaran batu pijar.

Selain Besuk Kobokan, sejumlah wilayah aliran sungai lain yang berhulu di Gunung Semeru juga diminta waspada terhadap ancaman awan panas, guguran lava, dan banjir lahar. Daerah tersebut meliputi Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, hingga anak-anak sungai yang terhubung dengan Besuk Kobokan.

Sumber: iNews

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *