FIFA Pastikan Iran Tetap Berlaga di Piala Dunia

  • Share
Ketua FIFA, Gianni Infantino. (Foto: Reuters)

RBN || Washington DC

Ketua FIFA, Gianni Infantino, menegaskan bahwa Iran tetap akan berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia dan memainkan pertandingan di Amerika Serikat, meskipun hubungan kedua negara tengah tegang. Ia menekankan pentingnya persatuan melalui sepak bola.

Sebelumnya, muncul spekulasi bahwa tim nasional Iran bisa saja ditolak masuk ke Amerika Serikat akibat konflik politik yang berkepanjangan. Turnamen Piala Dunia mendatang dijadwalkan berlangsung di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Bahkan, seorang utusan Presiden Donald Trump pekan lalu mengungkapkan bahwa ia sempat membahas kemungkinan menggantikan Iran dengan Italia bersama Infantino. Namun, dalam pidatonya saat pembukaan kongres FIFA pada Kamis (30/4/2026), Infantino memastikan bahwa Iran tidak akan dikeluarkan dari kompetisi.

“Kita harus menyatukan orang-orang. Itu adalah tanggung jawab saya. Itu adalah tanggung jawab kita,” ujarnya.

“Sepak bola menyatukan dunia. FIFA menyatukan dunia. Anda menyatukan dunia. Kita menyatukan dunia.”

Infantino, yang memiliki kewarganegaraan Italia dan Swiss, menyampaikan pernyataan tersebut hanya beberapa jam sebelum mengumumkan rencananya untuk mencalonkan diri kembali sebagai presiden FIFA untuk masa jabatan keempat.

Sementara itu, Iran sempat mengajukan permintaan agar seluruh pertandingan mereka digelar di Meksiko. Namun, permintaan tersebut ditolak. Tim Iran dijadwalkan bermain dua kali di Los Angeles pada fase grup dan sekali di Seattle.

Di sisi lain, sejumlah anggota federasi sepak bola Iran dilaporkan tidak diizinkan masuk ke Kanada pekan ini, tempat berlangsungnya pertemuan tahunan FIFA di kota Vancouver. Ketidakhadiran Iran juga diumumkan saat sesi pemanggilan negara peserta, sementara sekelompok kecil demonstran dengan bendera Iran terlihat berunjuk rasa di luar lokasi acara.

Piala Dunia sendiri akan dimulai pada 11 Juni. Namun, menjelang pelaksanaannya, turnamen ini menuai kritik dari para penggemar terkait tingginya harga tiket serta biaya transportasi yang melonjak untuk menuju sejumlah stadion.

Menanggapi hal tersebut, Infantino—yang kerap menjadi figur kontroversial—membela kebijakan harga tiket FIFA. Ia menyebut seluruh tiket yang tersedia telah terjual habis.

“Kami telah menjual 100% dari tiket yang kami pasarkan,” katanya kepada para delegasi.

“Memang ada tiket yang mahal, tetapi juga ada tiket yang terjangkau,” tambahnya.

“Yang penting adalah semua pendapatan yang kami hasilkan dari seluruh dunia akan kembali kepada Anda, kembali ke seluruh dunia, dan digunakan untuk membiayai sepak bola di negara Anda masing-masing.”

FIFA sebelumnya telah menambah jumlah tiket dengan harga lebih terjangkau pada Desember lalu setelah muncul gelombang protes. Namun demikian, sebagian besar harga tiket tetap berada di kisaran ratusan hingga ribuan dolar.

Bahkan, pekan lalu, empat kursi untuk laga final pada 19 Juli muncul di platform resmi penjualan ulang FIFA dengan harga fantastis mencapai 2,3 juta dolar AS (sekitar Rp37 miliar) per tiket.

Sumber: Sky News

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *