Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 2.400 Orang, Puluhan Ribu Rumah Hancur

  • Share
Foto: Detik News

RBN || Lebanon

Serangan militer Israel ke Lebanon menimbulkan dampak kemanusiaan besar dengan ribuan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang meluas. Dalam perkembangan terbaru, jumlah korban tewas dilaporkan telah mencapai sekitar 2.400 orang, sementara puluhan ribu warga kehilangan tempat tinggal akibat serangan tersebut.

Kerusakan yang ditimbulkan tidak hanya berdampak pada korban jiwa, tetapi juga menghancurkan banyak permukiman warga. Data menunjukkan sekitar 62 ribu rumah terdampak, baik dalam kondisi hancur total maupun rusak akibat serangan yang terus berlangsung di berbagai wilayah Lebanon.

Kepala Dewan Nasional untuk Penelitian Ilmiah Lebanon, Chadi Abdallah, memaparkan rincian kerusakan tersebut dalam konferensi pers. “Dalam waktu sekitar 45 hari, kami mencatat 21.700 unit rumah hancur dan 40.500 unit rumah rusak,” kata Chadi Abdallah, dikutip dari Al Jazeera, Rabu, 22 April 2026.

Konflik ini merupakan bagian dari eskalasi ketegangan yang lebih luas di kawasan Timur Tengah, di mana serangan lintas batas antara Israel dan kelompok bersenjata di Lebanon terus meningkat. Dampaknya tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga memicu krisis kemanusiaan dengan meningkatnya jumlah pengungsi dan kebutuhan bantuan darurat.

Situasi di Lebanon hingga kini masih belum stabil, dengan masyarakat internasional terus menyerukan penghentian kekerasan dan penyaluran bantuan kemanusiaan. Kondisi ini menjadi perhatian global mengingat besarnya dampak terhadap warga sipil serta potensi konflik yang semakin meluas.

Sumber: Detik News

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *