RBN || Jakarta
Setelah viral dengan tulisan digital Broken Strings, bintang film Baby Blues, Aurelie Moeremans, kini mengumumkan kabar gembira bagi para pembacanya. Buku yang mengisahkan pengalamannya sebagai korban grooming ini akan segera dirilis dalam versi fisik yang bisa dibaca dan disimpan.
Melalui akun Instagram-nya pada Rabu (14/1/2026), Aurelie memperkenalkan tampilan sampul buku versi cetak yang didominasi warna hijau dengan ilustrasi tangan di tengahnya. Pada sampul itu tercetak jelas judul Broken Strings dan nama Aurelie Moeremans sebagai penulisnya.
“Halo teman-teman, Buku Broken Strings karya @aurelie tak lama lagi bisa kamu genggam langsung untuk dibaca di kamar, sekolah, kampus, kafe, atau di mana saja,” tulis Aurelie dalam unggahannya.
Ia juga menambahkan bahwa dalam buku tersebut terdapat ilustrasi penuh warna karya @tea.with.ami yang semakin menghidupkan kisah yang ia bagikan. Naskah buku versi hardcover ini disunting oleh @balqisnab, yang memastikan bahwa setiap huruf tetap mencerminkan ruh asli dari penulisnya.
Saat ini, Aurelie masih menyediakan Broken Strings secara gratis dalam format digital melalui tautan di bio Instagram-nya. Buku ini tersedia dalam dua bahasa, yaitu Indonesia dan Inggris, untuk menjangkau pembaca yang lebih luas, sekaligus menjadi dukungan bagi penyintas kekerasan. Seiring dengan meningkatnya minat pembaca, Aurelie memastikan bahwa buku ini akan segera hadir dalam versi cetak.
“Bulan ini, kami akan membuka pemesanan (pre-order) untuk kamu semua,” tulis Aurelie lagi. “Tinggalkan jejak dengan menulis ‘MAU’ di kolom komentar, dan ketika masa pemesanannya dibuka, kami akan kirimkan informasi dan tautan pembelian langsung ke DM kamu.”
Selain itu, Aurelie mengungkapkan bahwa beberapa rumah produksi sudah menunjukkan ketertarikan terhadap Broken Strings. Meskipun ia belum membocorkan lebih lanjut, ia mengaku sangat senang dengan perhatian yang diterima bukunya.
“Ada beberapa PH yang tertarik. Ada satu yang aku gak sangka-sangka! Can’t spill yet, takut jinx it. Tapi aku excited banget, doain lancar!” tulisnya dengan antusias.
Aurelie juga sempat bercanda mengenai kesuksesan Broken Strings yang kini menjadi rebutan banyak rumah produksi.
“Apa aku harus cemburu sama buku aku ya? First time in my life sebanyak ini production houses ngejar di waktu yang sama… and it’s not even for me, it’s for Broken Strings,” ujarnya.
Broken Strings adalah memoar pribadi Aurelie Moeremans yang menceritakan pengalaman hidupnya sebagai korban grooming sejak usia 15 tahun oleh seorang pria yang hampir dua kali lipat lebih tua darinya. Dalam buku ini, Aurelie berbagi bagaimana ia mengalami manipulasi, kontrol, dan berbagai bentuk kekerasan sebelum akhirnya berhasil menyelamatkan diri.
Sumber: detikcom











