Tasya Kamila Bicara soal LPDP, Ungkap Kontribusi Nyata Usai Lulus dari Columbia University

  • Share
Tasya Kamila menceritakan pengalamannya terkait LPDP. (Dokumentasi: Tangkapan layar dari Instagram Tasya Kamila)

RBN || Jakarta

Penyanyi dan figur publik Tasya Kamila angkat bicara terkait polemik yang belakangan ini mencuat seputar program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Tasya, yang merupakan alumni penerima beasiswa LPDP, memaparkan berbagai kontribusi yang telah dilakukannya setelah menyelesaikan pendidikan S2 di Columbia University, Amerika Serikat.

Melalui akun Instagram pribadinya, Tasya menjelaskan bahwa ia menempuh studi Master of Public Administration in Energy and Environmental Policy di Columbia University pada 2016 hingga 2018. Ia menegaskan bahwa sebagai penerima beasiswa LPDP, dirinya berkomitmen untuk kembali ke Indonesia dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Menurut Tasya, selama masa pengabdian LPDP periode 2018 hingga 2023, ia aktif berperan sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat, terutama dalam isu lingkungan hidup. Ia terlibat sebagai Duta Lingkungan Hidup bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta berpartisipasi dalam berbagai program edukasi lingkungan, baik secara langsung maupun melalui platform digital.

Selain itu, Tasya juga menjadi Dewan Pertimbangan Kalpataru pada 2022 dan bekerja sama dengan berbagai kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah untuk menyosialisasikan program-program pemerintah kepada masyarakat.

Di bidang gerakan masyarakat, Tasya mendirikan yayasan Green Movement Indonesia yang fokus pada edukasi lingkungan. Melalui yayasan tersebut, ia menginisiasi berbagai kegiatan, seperti edukasi pengelolaan sampah, workshop pengomposan, serta membangun komunitas relawan lingkungan yang kini melibatkan lebih dari 500 orang.

Ia juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan dan organisasi, untuk mendukung program keberlanjutan seperti pengurangan emisi karbon, ekonomi sirkular, reboisasi, dan penanaman mangrove.

Selain fokus pada lingkungan, Tasya juga aktif memberdayakan generasi muda melalui berbagai seminar, workshop, dan talkshow di bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Ia telah menjadi pembicara di lebih dari 100 acara dan mengunjungi sekitar 50 sekolah dan universitas di Indonesia, menjangkau lebih dari 10.000 pemuda.

Melalui media sosial, Tasya turut berbagi pengalaman dan motivasi terkait pendidikan, termasuk tips memperoleh beasiswa LPDP. Ia menyebut konten video tentang pengalaman kuliahnya telah ditonton lebih dari satu juta kali di YouTube.

Di samping itu, Tasya juga tetap aktif di dunia pendidikan dan industri kreatif. Ia pernah menjadi pengajar di platform pendidikan online dan terus berkontribusi dalam pelestarian lagu anak Indonesia. Salah satu karyanya, lagu “Apa Kabar” yang dirilis pada 2023, meraih lebih dari 10 juta penayangan dan mendapatkan penghargaan AMI Awards 2024.

Tasya menegaskan bahwa kontribusi kepada negara tidak berhenti setelah masa pengabdian formal selesai. Ia menyebut pengabdian kepada bangsa merupakan komitmen jangka panjang.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada LPDP atas kesempatan yang diberikan serta mengajak masyarakat untuk terus berkontribusi dalam membangun Indonesia melalui bidang masing-masing.

Sumber: Inilah.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *