Swasembada Pangan 2025: Strategi Pemerintah Meningkatkan Kesejahteraan Petani dan Nelayan Indonesia

  • Share
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa swasembada pangan menjadi program strategi
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa swasembada pangan menjadi program strategi

RBN || Medan

Pemerintah berkomitmen memperkuat program swasembada pangan sebagai langkah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang bergantung pada sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa swasembada pangan menjadi program strategis dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi beras dan jagung, tetapi juga mencakup sumber protein seperti ikan dan produk peternakan.

Pemerintah berencana membangun tambak-tambak besar di berbagai kabupaten serta mengembangkan dua ribu desa nelayan. Upaya ini bertujuan memperkuat pasokan ikan nasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru di wilayah pesisir.

Pelaksanaan program ini mulai menunjukkan hasil positif. Nilai tukar petani meningkat dari 116 poin pada tahun 2024 menjadi 124 poin pada 2025, yang menandakan meningkatnya kesejahteraan masyarakat desa. Produksi beras nasional juga meningkat, membuat impor beras sebesar 4,5 juta ton pada tahun sebelumnya dapat dihentikan. Saat ini, stok beras nasional mencapai sekitar empat juta ton.

Keberhasilan program swasembada pangan menunjukkan bahwa kemandirian pangan bukan sekadar target produksi, melainkan bagian dari upaya memperkuat ekonomi rakyat. Dengan meningkatnya kesejahteraan petani, nelayan, dan peternak, ketahanan ekonomi nasional diharapkan menjadi lebih kokoh di masa mendatang.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *