BIONS 305: Lawan Rasa Malas, Disiplin Jadi Senjata Utama Raih Prestasi

  • Share
Bincang Online Inspiratif (BIONS) Seri 305

RBN || Jakarta

Disiplin kerap dianggap sebagai sesuatu yang menakutkan bagi sebagian anak, terutama karena identik dengan aturan ketat seperti bangun pagi dan kewajiban berangkat sekolah. Namun di balik kesan tersebut, disiplin justru menyimpan banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan prestasi belajar.

Dalam tayangan Bincang Online Inspiratif (BIONS) Seri 305, Sabtu (2/5/2026), menghadirkan siswa SMP Pelita Global Mandiri Bekasi, Muhammad Darius Farrel Kartiwan. Ia mengungkapkan bahwa disiplin berperan penting dalam membentuk kebiasaan positif sehari-hari. Menurutnya, rutinitas yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak signifikan terhadap hasil belajar di sekolah.

“Disiplin membuat lebih terbiasa melakukan suatu rutinitas, dan membuat nilai pelajaran di sekolah meningkat,” ujar Darius.

Ia menjelaskan, ketika sudah terbiasa menjalani rutinitas, akan muncul rasa tidak nyaman jika melewatkannya. Meski pada awalnya terasa sulit, disiplin justru akan menghadirkan kenyamanan jika dijalani secara konsisten.

Dalam proses belajar, Darius juga menghadapi tantangan berupa distraksi dari media sosial dan gim. Untuk mengatasinya, ia memilih fokus menyelesaikan tugas terlebih dahulu dengan cara menonaktifkan notifikasi ponsel.

Tak hanya itu, ia juga memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses belajar. Salah satu metode yang digunakannya adalah membuat simulasi soal menggunakan kecerdasan buatan (AI).

“Mengatasi rasa jenuh melalui simulasi dengan AI, seperti membuat pertanyaan dari AI lalu dikerjakan,” katanya.

Ia menjelaskan, setelah mendapatkan kisi-kisi ujian, dirinya merangkum materi lalu memasukkannya ke dalam AI untuk dibuatkan soal sebagai latihan.

Selain dari diri sendiri, lingkungan sekolah juga berperan dalam menanamkan kedisiplinan. Darius menyebutkan adanya aturan rutin, seperti kewajiban beribadah pada pukul 12.00, serta pemberian penghargaan setiap bulan bagi siswa berprestasi.

Di sisi lain, peran orang tua dan guru dinilai sangat penting dalam membentuk karakter disiplin dan mendukung potensi anak. Dukungan tersebut bisa berupa pemberian latihan tambahan, pembinaan kemampuan berbicara di depan umum, hingga mengarahkan anak sesuai bakatnya.

“Untuk menghadapi persaingan global diperlukan kerja keras yang konsisten, tekad, pantang menyerah, dan memiliki kemampuan menguasai bahasa asing,” ujar Darius.

Sebagai tambahan, Darius juga membagikan tips sederhana untuk belajar bahasa Inggris. Di antaranya dengan mengatur bahasa ponsel ke bahasa Inggris, mendengarkan musik, menonton film atau serial berbahasa Inggris, serta memanfaatkan aplikasi pembelajaran.

Dengan kombinasi disiplin, pemanfaatan teknologi, serta dukungan lingkungan, Darius menunjukkan bahwa keberhasilan belajar bukan hal yang mustahil untuk dicapai.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *