Netanyahu Dilaporkan Ajukan Perlindungan Keamanan Jangka Panjang bagi Keluarganya

  • Share
PM Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: AFP/MARC ISRAEL JUAL)

RBN || Tel Aviv

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan mengupayakan perpanjangan perlindungan keamanan bagi dirinya dan keluarganya menjelang berakhirnya masa jabatannya. Informasi tersebut dimuat oleh media Israel Yedioth Ahronoth, yang menyebut adanya dorongan dari pihak-pihak dekat Netanyahu agar pengamanan tetap diberikan setelah ia tidak lagi menjabat.

Menurut laporan itu, usulan yang diajukan mencakup perpanjangan perlindungan oleh Shin Bet, badan keamanan dalam negeri Israel, selama lima tahun tambahan apabila Netanyahu meninggalkan jabatannya setelah pemilihan umum yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober mendatang.

Laporan yang sama juga menyebut istri Netanyahu, Sara Netanyahu, menginginkan agar suaminya memperoleh perlindungan keamanan seumur hidup, menggantikan ketentuan saat ini yang memberikan pengamanan dalam jangka waktu tertentu setelah masa jabatan berakhir.

Usulan tersebut disebut memicu pembahasan di lingkungan pemerintah Israel. Komite menteri yang membawahi urusan Shin Bet dilaporkan beberapa kali belum menyetujui permintaan tersebut, sementara keputusan akhir masih menunggu proses evaluasi lebih lanjut.

Perdebatan juga muncul karena keluarga mantan perdana menteri Israel lainnya, seperti Naftali Bennett dan Yair Lapid, tidak memperoleh skema perlindungan serupa setelah tidak lagi menjabat. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan adanya perlakuan khusus terhadap keluarga Netanyahu.

Pendukung Netanyahu berpendapat bahwa dinamika keamanan di kawasan, termasuk meningkatnya ketegangan regional dalam beberapa tahun terakhir, menjadi alasan perlunya peninjauan kembali terhadap kebijakan perlindungan bagi mantan kepala pemerintahan.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari pemerintah Israel terkait permintaan tersebut. Laporan mengenai usulan itu juga belum memperoleh konfirmasi independen dari otoritas terkait.

Apabila disetujui, kebijakan tersebut berpotensi menjadi salah satu perubahan penting dalam pengaturan perlindungan keamanan bagi mantan pemimpin Israel dan keluarganya di tengah situasi keamanan kawasan yang masih dinamis.

Sumber: CNN Indonesia

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *