Mentan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas, Nilai Rp18,2 Miliar

  • Share
Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Foto: Dok. Kementerian Pertanian

RBN || Jakarta

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melepas ekspor 545 ton produk unggas senilai Rp18,2 miliar ke Singapura, Jepang, dan Timor Leste. Pengiriman dilakukan bertahap hingga 31 Maret 2026.

Langkah ini menegaskan posisi industri perunggasan nasional yang dinilai tidak hanya telah mencapai swasembada ayam dan telur, tetapi juga mulai memperluas penetrasi ke pasar global.

“Sekarang ini kita sudah swasembada telur, ayam, beras, dan seterusnya. Nah ini kita dorong ekspor ke negara-negara lain. Sekarang ada 10 tujuan negara langganan ekspor kita,” ujar Amran dalam acara pelepasan ekspor di Kantor Kementerian Pertanian, Selasa (3/3/2026).

Ia menegaskan keberhasilan ekspor menjadi bukti Indonesia tidak lagi bergantung pada impor ayam, sekaligus memperkuat visi menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia, baik untuk komoditas karbohidrat maupun protein.

Pemerintah juga memastikan lonjakan produksi tidak berdampak pada anjloknya harga di tingkat peternak. Surplus produksi dikendalikan melalui penyerapan domestik, termasuk untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta perluasan pasar ekspor agar keseimbangan pasokan dan harga tetap terjaga.

Pada 3 Maret 2026, sejumlah perusahaan turut ambil bagian dalam ekspor tersebut. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk mengirim 41,3 ton telur senilai sekitar Rp1,2 miliar. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk mengekspor 6 ton olahan ayam ke Singapura senilai Rp1 miliar.

Selain itu, PT Taat Indah Bersinar mengirim 22 ton olahan ayam dan karkas ke Timor Leste senilai Rp837 juta. Sementara PT Malindo Food Delight menembus pasar Jepang dengan 6 ton produk olahan seperti nugget dan karaage senilai Rp271,3 juta.

Ekspor ini diharapkan semakin memperkuat daya saing produk unggas Indonesia di pasar internasional sekaligus menjaga kesejahteraan peternak dalam negeri.

Sumber: Detikfinance

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *