IHSG Menguat Tipis ke Zona Hijau, Sentimen MSCI Masih Bayangi Pasar

  • Share
Foto: Detik Finance

RBN || Jakarta

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG mulai merangkak ke zona hijau pada perdagangan Rabu, 22 April 2026, setelah sebelumnya sempat berada di zona merah akibat sentimen global. Berdasarkan data RTI, IHSG dibuka di level 7.528 dan per pukul 09.20 WIB naik ke level 7.568 atau menguat 9 poin (0,13%).

Pergerakan indeks tercatat berada di rentang terendah 7.523 hingga tertinggi 7.572. Aktivitas pasar pada pagi hari cukup aktif dengan nilai transaksi mencapai Rp 2,81 triliun, melibatkan 7,89 miliar lembar saham yang diperdagangkan sebanyak 497.924 kali transaksi, menunjukkan adanya minat beli meski tekanan masih terasa.

Sebelumnya, IHSG sempat berada di zona merah sepanjang perdagangan setelah laporan dari Morgan Stanley Capital International yang berencana mengeluarkan saham Indonesia dengan kategori high shareholding concentration atau HSC, yaitu kepemilikan saham yang terkonsentrasi tinggi.

Selain itu, MSCI juga memperpanjang rebalancing indeks saham Indonesia untuk periode Mei 2026. Dalam pengumuman terbarunya, MSCI menyebut masih melakukan kajian terhadap dampak reformasi pasar modal Indonesia terhadap aksesibilitas investasi bagi investor global.

Dalam pernyataannya, disebutkan, “MSCI akan mengeluarkan saham yang diidentifikasi oleh otoritas Indonesia dalam kerangka High Shareholding Concentration (HSC),” sehingga kebijakan ini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan pasar saham domestik dalam beberapa waktu terakhir.

Sumber: Detik Finance

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *