IHSG Anjlok 1,72 Persen, Investor Asing Catat Net Sell Rp302 Miliar

  • Share
Ilustrasi. (Foto: Kompas.com)

RBN || Jakarta

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Jumat (26/6/2026). IHSG terkoreksi 102 poin atau 1,72 persen ke level 5.896 setelah sepanjang hari bergerak di zona merah.

Di tengah pelemahan pasar, investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp302 miliar. Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi saham dengan nilai jual bersih terbesar, mencapai Rp174 miliar. Aksi jual juga terjadi pada saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) sebesar Rp153 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp87 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp56 miliar, serta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp55 miliar.

Meski demikian, investor asing masih melakukan akumulasi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham dengan nilai beli bersih (net buy) terbesar, yakni Rp430 miliar. Selanjutnya disusul PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebesar Rp96 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp75 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp39 miliar, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp32 miliar.

Selama perdagangan, IHSG dibuka di level 6.010,339 dan sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.045,258. Namun tekanan jual membuat indeks terus melemah hingga mencapai titik terendah di 5.830,144. Menjelang penutupan, IHSG sempat memangkas sebagian pelemahan, tetapi tetap berakhir di bawah level psikologis 5.900.

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat volume transaksi sebanyak 20,789 miliar saham dengan nilai transaksi Rp12,735 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 1.539.665 kali, dengan 123 saham menguat, 562 saham melemah, dan 129 saham ditutup stagnan.

Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia pada akhir perdagangan tercatat sebesar Rp10.324,836 triliun.

Sumber: Kompas.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *