RBN || Jakarta
Dunia usaha Indonesia menghadapi tekanan besar akibat perubahan perilaku konsumen, masuknya produk impor murah, serta ketidakpastian ekonomi global, yang membuat sejumlah perusahaan kesulitan bertahan hingga berujung penutupan dan PHK.
Para pakar menilai banyak bisnis gagal karena lambat membaca pasar dan tidak cepat beradaptasi, padahal konsumen kini lebih sensitif terhadap harga dan menuntut efisiensi. Perusahaan yang mampu bertahan adalah mereka yang menekan biaya, menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar, serta memanfaatkan teknologi secara tepat guna, bukan sekadar mengikuti tren.
Di sisi lain, tantangan global seperti perang dagang dan kebijakan tarif juga menjadi ancaman sekaligus peluang untuk diversifikasi pasar, sehingga dukungan pemerintah melalui insentif, kemudahan regulasi, dan penguatan daya saing dinilai penting agar bisnis nasional tetap tumbuh.
Sumber: CNA Indonesia











